Mayat pria berinisial S (45) warga Ngaglik, Sleman, ditemukan tergeletak di pinggir Jalan Padjajaran atau Ring Road Utara, Mlati, Sleman, kemarin. Kapolresta Sleman Kombes Yuswanto Ardi memastikan S merupakan korban tabrak lari.
"Jadi saya tegaskan bahwa penemuan jenazah yang ada pada hari kemarin itu merupakan peristiwa tabrak lari," kata Ardi kepada wartawan, Jumat (15/11/2024).
Ardi bilang, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.15 WIB. Hal itu terlihat dari rekaman CCTV yang ditemukan polisi sebelum pukul 4 korban masih terlihat berjalan di pinggir Ring Road.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peristiwa itu diperkirakan di sekitar pukul 4.15 WIB karena kami menemukan rekaman CCTV di pukul 4 korban masih sehat walafiat berjalan di tepi Jalan Ringroad Utara," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, mayat pria tanpa identitas ditemukan tergeletak di pinggir Jalan Padjajaran atau Ring Road Utara, Kapanewon Mlati, Sleman, Kamis (14/11). Saat ditemukan kondisi mayat terdapat luka di kaki dan kepala.
Kapolsek Mlati Kompol Irwiantoro saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya mendapat laporan dari masyarakat sekitar pukul 10.30 WIB. Petugas langsung meluncur ke lokasi kejadian dan melakukan pengecekan.
"Kami mendapat laporan dari masyarakat kurang lebih jam 10.30 lah kita mendapatkan informasi adanya penemuan mayat di TKP. Sementara memang untuk informasi awal bahwa untuk mayat tersebut identitasnya belum kita ketahui," kata Irwiantoro kepada wartawan, Kamis (14/11).
Belakangan diketahui korban merupakan warga Ngaglik.
"Untuk identitas korban laki-laki inisial S, umur 45 tahun, alamat Sariharjo, Ngaglik, Sleman," kata Irwiantoro kepada wartawan, Jumat (15/11).
Dia melanjutkan, saat ini proses autopsi terhadap jenazah sudah dilakukan. Sementara jenazah korban telah dibawa pulang pihak keluarga untuk dimakamkan.
"Tadi malam jenazah selesai diautopsi sudah dibawa pulang untuk dimakamkan," katanya.
(aku/dil)
Komentar Terbanyak
Jawaban Menohok Dedi Mulyadi Usai Didemo Asosiasi Jip Merapi
PDIP Jogja Kembali Aksi Saweran Koin Bela Hasto-Bawa ke Jakarta Saat Sidang
PDIP Bawa Koin 'Bumi Mataram' ke Sidang Hasto: Kasus Receh, Bismillah Bebas