Tata Cara dan Niat Mandi Keramas Puasa Rajab

Muhammad Rizqi Akbar - detikJogja
Jumat, 12 Jan 2024 19:58 WIB
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/ben-bryant)
Jogja -

Mandi keramas menjadi hal penting bagi umat Islam yang hendak mengamalkan puasa Rajab. Hal ini perlu dilakukan untuk menghilangkan hadas besar sebelum berpuasa.

Berdasarkan kalender Hijriah dari Kemenag RI, bulan Rajab akan dimulai besok Sabtu, 13 Januari 2024. Seperti diketahui, bulan Rajab merupakan bulan ketujuh dalam penanggalan Islam dan menjadi salah satu bulan yang dimuliakan.

Di bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk melakukan berbagai amalan baik, misalnya puasa Rajab. Seperti diketahui, puasa Rajab bisa dilakukan kapan saja asalkan masih dalam bulan tersebut.

Adapun waktu yang baik dan dianjurkan untuk melaksanakan puasa Rajab, yakni pada 1, 2, dan 3 Rajab atau 13, 14, 15 Januari 2024. Sementara itu, menukil laman Muhammadiyah, puasa Rajab juga dapat dilaksanakan bersamaan dengan puasa ayyamul bidh atau pertengahan bulan.

Niat Mandi Keramas Sebelum Puasa Rajab

Bagi kamu yang hendak berpuasa, ketahui dulu niat mandi keramas sebelum puasa Rajab. Berikut ini bacaan niat mandi keramas:

Nawaitul ghusla liraf 'il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta'aala

Artinya: Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardu karena Allah ta'ala.

Tata Cara Mandi Keramas Sebelum Puasa Rajab

Setelah membaca niat mandi keramas, kamu bisa melanjutkannya dengan tata cara dan urutan seperti berikut ini:

  1. Membasuh kedua tangan tiga kali.
  2. Membasuh kemaluan dengan tangan kiri, dan tidak harus memasukkan air ke dalam kemaluan.
  3. Berwudhu dengan sempurna seperti akan melakukan sholat. Boleh mengakhirkan membasuh kaki hingga selesai mandi.
  4. Mengalirkan air sebanyak tiga kali pada kepala sampai ke akar rambut.
  5. Mengguyurkan air ke seluruh badan dimulai dari bagian pinggir sebelah kanan lalu ke sebelah kiri.

Doa Setelah Mandi Keramas

Membaca doa setelah mandi keramas termasuk ke dalam salah satu sunnah. Mengutip buku Fikih Empat Madzhab karya Syaikh Abdurrahman Al-Juzairi, berikut doa setelah mandi keramas atau mandi wajib:

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa Rasuluhu, allahumma-jalni minattawwabina, waj-alni minal-mutathahirrina

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku pula termasuk orang-orang yang selalu mensucikan diri,"

Bacaan Niat Puasa Rajab

Perlu diingat, dalam menjalankan ibadah puasa termasuk puasa Rajab, seorang muslim diwajibkan untuk membaca niat terlebih dahulu. Mengutip laman NU Online, berikut ini bacaan niat puasa Rajab:

Niat Puasa Rajab di Malam Hari

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i sunnati Rajaba lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Rajab esok hari karena Allah SWT."

Niat Puasa Rajab di Siang Hari

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i sunnati Rajaba lillâhi ta'âlâ

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Rajab hari ini karena Allah SWT."

Demikian informasi seputar tata cara dan niat mandi keramas puasa Rajab. Semoga bermanfaat, Dab!



Simak Video "Video: Adu Gaya Revalina Temat hingga Ify Alyssa, Bisa Jadi Outfit Inspo!"

(aku/ahr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork