Beredar video di media sosial taburan bunga di mulut gang sempit dan gelap Jalan Malioboro, Kota Jogjakarta. Kesannya mistis dan horor. Begini ceritanya...
Gang ini berada di seberang Hotel Grand Inna Malioboro. Lebarnya kurang satu meter, panjang 15 meter. Jadi, bentuknya seperti lorong gelap dan buntu.
Ternyata di ujung lorong ada 3 rumah. Salah satunya milik ketua RT 07/RW 92 Sosromenduran, Kelurahan Gedongtengen. Dua lainnya milik mertua Icha Marantika (22).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang satu kosong ditinggal pemilik," tutur Icha ketika ditemui di lokasi, Jumat (15/9/2023).
Menurut Icha, yang biasa menaburkan bunga adalah Pak RT dan mertuanya. Tujuannya bukan menakut-nakuti, melainkan agar orang tak kencing sembarangan di gang.
Icha tak tahu siapa yang biasa kencing sembarangan. Juga tak tahu kapan penaburan bunga dilakukan. Waktunya tidak tentu.
"Kadang ada kadang nggak," ungkapnya.
Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Jogja, Ekwanto, membenarkan adanya taburan bunga di gang tersebut. Memang kadang ada orang kencing sembarangan.
"Nanti kami akan optimalkan petugas kami kalau ada orang yang sliwar-sliwer di situ, ditegur," jelas Ekwanto saat dihubungi wartawan, Jumat (15/9).
Ekwanto berharap masyarakat memanfaatkan toilet umum di sekitar Malioboro dan tidak kencing sembarangan.
"Kalau toilet umum itu di TM2 (Teras Malioboro 2), kemudian di Kepatihan, kemudian di masjid Siti Djirzanah, kemudian juga di toilet internasional depan BI itu," urai Ekwanto.
(trw/trw)
Komentar Terbanyak
Jokowi Berkelakar soal Ijazah di Reuni Fakultas Kehutanan UGM
Blak-blakan Jokowi Ngaku Paksakan Ikut Reuni buat Redam Isu Ijazah Palsu
Tiba di Reuni Fakultas Kehutanan, Jokowi Disambut Sekretaris UGM