Wajah Syaiful Hadi alias Sipul tampak tenang saat digelandang anggota Unit Resmob Barat Polres Situbondo. Pria 42 tahun itu terlihat mengenakan sarung dan kemeja putih dengan tangan terikat usai ditangkap di Jember.
Sipul ditangkap karena melakukan pembunuhan terhadap Sutini pada Sabtu, 2 Mei 2020 malam. Sutini dihabisi Sipul di rumahnya di Desa Demung, Besuki, Situbondo.
Sipul dan Sutini merupakan pasangan selingkuh. Perkenalan keduanya terjadi pada akhir Desember 2019. Dari situ, mantan tenaga kerja wanita (TKW) itu menjalin hubungan terlarang dengan Sipul.
Pembunuhan yang dilakukan Sipul berawal saat Sutini meminjam uang sebesar Rp 1.250.000. Saat itu Sutini berjanji akan melunasinya seminggu kemudian jika sudah mendapat kiriman uang dari suaminya yang menjadi TKI di Malaysia.
Seminggu berlalu, Sipul lantas mendatangi rumah Sutini dan menagih utangnya. Namun saat itu, perempuan 40 tahun itu menjawab belum mendapat kiriman dan meminta waktu. Keduanya lalu berlanjut melakukan hubungan badan.
Puas melampiaskan syahwatnya terhadap Sutini, Sipul selanjutnya pulang. Meski demikian, Sipul merasa dongkol terhadap Sutini. Ia lalu merencanakan sesuatu jika Sutini tak segera membayar utangnya.
Sabtu, 2 Mei 2020 malam, Sipul yang masih jengkel karena belum dihubungi lalu hendak kembali mendatangi rumah Sutini. Tujuannya sama hendak menagih utangnya. Kali ini Sipul membawa linggis kecil yang diselipkan di celananya.
Sambil mengendarai motor Honda BeAT warna putih nopol N 3485 THC, Sipul menuju Desa Demung. Namun kali ini motornya diparkir di sekitar sawah setempat. Ia lalu berjalan menuju rumah Sutini dan masuk melalui pintu belakang yang tak dikunci.
Saat di dalam rumah itu, Sipul melihat Sutini sedang melakukan video call dengan suaminya di ruang tengah rumah. Melihat hal ini, Sipul kemudian diam-diam masuk ke dalam kamar Sutini dan duduk di atas kasur.
Sutini yang mengetahui kedatangan Sipul lalu menemuinya di dalam kamar. Di dalam situ, Sipul langsung menanyakan utangnya yang dijanjikan dua minggu sudah kembali. Namun Sutini menjawab bahwa dirinya belum mendapat kiriman uang dari suaminya dengan nada keras.
Mendengar jawaban ini, Sipul langsung emosi dan merogoh linggis yang diselipkan di celananya. Besi kecil itu segera dilayangkan ke bagian belakang kepala Sutini sebanyak dua kali. Seketika tubuh Sutini pun ambruk dan bersimbah darah.
(abq/iwd)