Crime Story

Kejinya Dukun Pengganda Uang Madiun Bantai Satu Keluarga dengan Potasium

Amir Baihaqi - detikJatim
Jumat, 07 Apr 2023 13:00 WIB
Agus Basuki (baju oranye) dukun pengganda uang di Madiun saat rekonstruksi pembunuhan Aan dan keluarganya (Foto: Arsip detikcom)
Surabaya -

Kepanikan melanda Agus Basuki saat ditelepon Giantoro alias Aan (35). Ia panik karena Aan menanyakan ritual penggandaan uang yang berlangsung pada 7 Januari 2013, namun tak berhasil.

Agus lantas berdalih bahwa ritual penggandaan uang yang dilakukan kurang persyaratannya. Agus pun menyuruh ritual diulang dengan melengkapi sejumlah persyaratan yang ditentukannya.

Aan dan Retno Sugiharti (35), istrinya galau tak karuan. Sebab, keduanya telah menyerahkan uang Rp 2.750.000 kepada Agus yang katanya bisa digandakan secara gaib. Namun ternyata tak membuahkan hasil.

Aan dan istrinya pun menyetujui untuk melakukan ritual ulang seperti yang dianjurkan Agus. Namun kali ini, Agus menyarankan untuk menemui Ki Joko Laksono yang biasa dipanggil Abah di Malang.

Sebelum menemui Abah, Agus nantinya akan memberikan minuman untuk ritual. Sosok Abah ini sebenarnya hanya karangan Agus belaka. Sebab, Agus tengah merencanakan untuk membunuh Aan dan istrinya.

Ini agar kedoknya sebagai dukun pengganda uang palsu tak terbongkar dan tentunya ia tak ingin ditagih uang yang katanya bisa digandakan itu. Sebab, uang milik Aan telah habis dipakainya. Skenario pembunuhan lalu dirancang Agus.

Selasa, 8 Januari 2013 sekitar pukul 17.30 WIB Aan dan istrinya telah bersiap menuju Malang menemui Abah. Sebelum berangkat, Agus menemui Aan di rumah kontrakannya di Jalan Margobawero, Madiun.

Agus lalu memberikan air minum kemasan ritual kepada Aan dan Retno. Air ini telah dicampur minuman saset dan potasium. Agus berharap Aan dan Retno meminum air potasium sebagai dalih ritual yang diperintahkannya.

Agus lalu berpesan agar air diminum saat tiba di hutan dekat Malang. Permintaan ini disetujui. Dan keesokan harinya Aan dan istrinya serta anaknya Tania (11) berangkat ke Malang dengan menumpang taksi.

Sesampai di Nganjuk, Retno ternyata telah meminum air kemasan bercampur potasium itu dan tak lama kemudian ia pingsan. Mengetahui ini, Aan lantas menelepon Agus dan mengabarkan istrinya pingsan setelah menenggak minuman yang diberikan.

Agus mencoba tenang karena Aan ternyata belum minum air kemasan yang bercampur potasium. Ia selanjutnya menyuruh Aan menemuinya di alun-alun Jombang.

Setiba di sana, Aan dan istrinya yang sekarat kemudian diajak pulang ke Madiun. Agus mempunyai rencana lain. Istri Aan dan anaknya disuruh untuk tetap pulang ke Madiun dengan naik taksi.

Baca halaman selanjutnya




(abq/dte)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork