Potret Dahsyatnya Kebakaran Pengolahan Ban Bekas di Mojokerto

Potret Dahsyatnya Kebakaran Pengolahan Ban Bekas di Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Kamis, 22 Okt 2026 21:10 WIB

Mojokerto - Sebuah tempat pengolahan ban bekas di Mojokerto terbakar hebat. Dahsyatnya kebakaran hingga membuat petugas pasrah tak berdaya.

Kebakaran tempat pengolahan ban bekas di Trowulan, Mojokerto
Kebakaran dahsyat melanda pengolahan ban bekas di Jalan Raya Desa Domas, Trowulan, Mojokerto (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Dahsyatnya kebakaran tempat pengolahan ban bekas di Jalan Raya Desa Domas, Trowulan, Mojokerto
Kebakaran diketahui tejadi sekitar pukul 17.15 WIB. Api membakar tumpukan ban bekas yang belum diolah (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Kebakaran tempat pengolahan ban bekas di Trowulan, Mojokerto
Api yang membakar dengan dahsyat disertai dengan asap hitam pekat yang terus membumbung ke udara (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Kebakaran tempat pengolahan ban bekas di Trowulan, Mojokerto
Panasnya api terasa hingga radius sekitar 50 meter membuat warga harus menjauh dari lokasi (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Dahsyatnya kebakaran tempat pengolahan ban bekas di Jalan Raya Desa Domas, Trowulan, Mojokerto
Dahsyatnya kebakaran hingga membuat petugas damkar menghentikan penyemprotan air ke kobaran api (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Kebakaran tempat pengolahan ban bekas di Trowulan, Mojokerto
Hingga pukul 20.00 WIB, api masih berkobar. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kebakaran ini (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Potret Dahsyatnya Kebakaran Pengolahan Ban Bekas di Mojokerto
Potret Dahsyatnya Kebakaran Pengolahan Ban Bekas di Mojokerto
Potret Dahsyatnya Kebakaran Pengolahan Ban Bekas di Mojokerto
Potret Dahsyatnya Kebakaran Pengolahan Ban Bekas di Mojokerto
Potret Dahsyatnya Kebakaran Pengolahan Ban Bekas di Mojokerto
Potret Dahsyatnya Kebakaran Pengolahan Ban Bekas di Mojokerto

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads