Gali Tanah Buat Bata Merah, Warga Kediri Temukan Peninggalan Majapahit

Andhika Dwi - detikJatim
Rabu, 13 Mei 2026 14:45 WIB
Benda bersejarah diduga peninggalan Majapahit ditemukan warga Kediri saat menggali tanah untuk bahan bata merah. (Foto: Istimewa)
Kediri -

Seorang warga Kota Kediri tercengang saat aktivitasnya menggali tanah mendapati temuan mengejutkan. Bukan sekadar tanah biasa, lahan kebun jagung di kawasan Balikambang, Kelurahan Blabak, Kota Kediri ternyata menyimpan benda-benda peninggalan era Kerajaan Majapahit.

Pemilik lahan tersebut, Mulyono mengungkapkan bahwa penemuan tersebut terjadi secara tidak sengaja sekitar 5 tahun silam saat dirinya menggali tanah untuk kebutuhan bahan bata merah.

"Awalnya digali untuk bata merah, terus sisanya berserakan saya kumpulkan di sini. Saya temukan sekitar lima tahun lalu. Tidak sengaja sama sekali," kata Mulyono, Rabu (13/5/2025).

Penggalian yang dilakukan hingga kedalaman 2,5 meter itu mengungkap deretan temuan mencengangkan mulai dari pecahan batu bata besar berukuran kuno, batu andesit, tembikar, keramik Cina, hingga yang paling mengejutkan adalah pecahan arca Dwarapala, sang penjaga candi sakral era Majapahit.

Sebelum itu Mulyono mengaku sempat mendapat firasat lewat mimpi tentang adanya bangunan kuno tersembunyi di balik kebunnya.

"Sebelum digali saya pernah mimpi ada bangunan bata-bata di belakang kebun sini," katanya.

Tak ingin temuan bersejarah itu terbengkalai, Mulyono langsung menghubungi komunitas pegiat sejarah dan pelestari cagar budaya. Ia pun meyakini bahwa benda-benda itu merupakan warisan langsung dari era Majapahit.

Benda bersejarah diduga peninggalan Majapahit ditemukan warga Kediri saat menggali tanah untuk bahan bata merah. (Foto: Istimewa)

"Kalau dugaan saya mungkin peninggalan era Majapahit," tambahnya.

Pamong Budaya Ahli Muda Bidang Kebudayaan Disbudparpora Kota Kediri, Endah Setyowati membenarkan bahwa laporan temuan benda bersejarah ini sebenarnya sudah lama masuk melalui komunitas pemerhati sejarah tetapi baru kali ini timnya bisa turun langsung meninjau lokasi.

"Tadi kami melihat langsung di lokasi memang ada banyak temuan seperti batu bata merah besar, batu andesit, umpak, pecahan keramik Cina, ripih candi, dan pecahan arca," jelas Endah.

Temuan yang paling mencuri perhatian adalah pecahan kepala arca Dwarapala berukuran kecil lengkap dengan fragmen gada dan rambut ikal khas sosok penjaga candi meski bagian wajahnya hingga kini belum berhasil ditemukan.

"Diduga ini kepala Dwarapala kecil. Wajahnya memang belum ditemukan, tapi ada pecahan rambut ikal dan gada. Kemungkinan dulu di sana memang ada bangunan candi," ujar Endah.

Endah memastikan seluruh temuan akan segera dilaporkan kepada Tim Ahli Cagar Budaya untuk dikaji secara mendalam. Sementara itu, sejumlah benda seperti pecahan tembikar, rambut ikal arca Dwarapala, dan pecahan gada telah mendapat izin dari pemilik lahan untuk diamankan ke museum sebagai langkah inventarisasi dan pelestarian warisan budaya.



Simak Video "Video: 10 Wilayah Tertinggi Kekeringan, Kabupaten di Pulau Jawa Mendominasi"

(auh/dpe)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork