Ibu Muda di Batu Bantah Damai dengan Tetangga yang Bakar Sampah

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Minggu, 06 Sep 2026 19:20 WIB
Tangkapan layar video viral konflik tetangga gegara bakar-bakar sampah di Kota Batu. Perekam video menegur tetangganya mematikan api bakaran karena punya bayi yang sempat infeksi paru-paru.(Foto: tangkapan layar/dok. Instagram @alfiandiyyy)
Batu -

Klaim kepolisian mengenai tercapainya kesepakatan damai dalam kasus cekcok pembakaran sampah di Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu dibantah tegas oleh pengunggah video, Novrinia Indraswari. Ia menegaskan hingga saat ini belum ada mediasi maupun pertemuan apapun yang mempertemukan kedua belah pihak.

Novrinia mengaku terkejut dengan pernyataan pihak kepolisian yang menyebut dirinya telah dikumpulkan di Balai Kelurahan Ngaglik dan saling bermaaf-maafan dengan tetangganya.

"Belum sama sekali, ngarang banget kalau dibilang sudah mediasi," ujar Novrinia Indraswari kepada detikJatim, Minggu (6/9/2026).

Novrinia menjelaskan, rencana jajaran Polsek Batu untuk mendatangi rumahnya guna mengambil keterangan dan memfasilitasi komunikasi pun belum terealisasi sama sekali.

"Pihak polsek yang rencananya mau nemuin saya kemarin (Sabtu 5 September 2026) juga tidak datang dan tidak ngehubungi lagi," tegasnya.

Ia menyebut, belum pernah ada titik temu atau kesepakatan damai yang dibuat, baik di balai kelurahan maupun di lokasi lain. Novrinia pun menyayangkan munculnya informasi yang menyebut perselisihan tersebut telah usai.

Sebelumnya, perselisihan ini bermula saat Novrinia menegur tetangganya yang membakar sampah di lahan kosong belakang rumahnya. Teguran itu disampaikan secara baik-baik lantaran asap pekat bau ban dibakar dikhawatirkan mengganggu kesehatan bayinya yang memiliki riwayat penyakit infeksi paru-paru.

Namun, teguran tersebut justru direspons dengan bentakan dan adu mulut hingga videonya viral di media sosial.

Sebelumnya, Kapolsek Batu AKP Muhammad Subhan sebelumnya sempat menyatakan bahwa kedua belah pihak telah dikumpulkan di balai kelurahan dan sepakat untuk saling memaafkan secara kekeluargaan.

"Terkait video Ngaglik udah di mediasi dua belah pihak saling menerima dan saling bermaaf-maafan, sudah dikumpulkan di balai kelurahan," terang Subhan.



Simak Video "Ikut Parade Berwarna di Museum Angkut Kota Batu"

(auh/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork