Pemkab Sidoarjo mengimbau masyarakat waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan Bupati Sidoarjo Subandi. Modus pelaku adalah menghubungi warga melalui media sosial, pesan pribadi, hingga nomor telepon untuk meminta uang atau donasi.
Donasi itu disebut diperuntukkan pembangunan maupun renovasi masjid dan musala. Pemkab Sidoarjo pun meminta masyarakat tidak langsung percaya.
Masyarakat juga diimbau tidak melakukan transfer maupun memberikan data pribadi dan informasi perbankan sebelum memastikan kebenaran informasi yang beredar. Salah satu bentuk verifikasi yang bisa dilakukan adalah melalui kanal resmi Pemkab Sidoarjo.
"Kami mengimbau masyarakat agar waspada terhadap segala bentuk komunikasi yang mengatasnamakan Bupati Sidoarjo, terutama jika disertai permintaan uang atau donasi," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo Eri Sudewo, Minggu (9/8/2026).
Eri turut menegaskan warga yang menerima pesan ataupun informasi mencurigakan bisa menyimpan bukti percakapan, nomor telepon, maupun informasi lainnya yang terkait dengan dugaan penipuan.
Pemkab Sidoarjo menegaskan masyarakat perlu menerapkan prinsip tidak mudah percaya, selalu verifikasi, dan tidak melakukan transfer keuangan sebelum memastikan kebenarannya.
"Jika menemukan indikasi penipuan, simpan buktinya dan segera laporkan," tegas Eri.
Laporan tersebut nantinya akan ditindaklanjuti, termasuk oleh aparat penegak hukum.
Simak Video "Video: Polda Jatim Bongkar Modus Skema Segitiga Penipuan Jual-Beli Mobil"
(auh/hil)