Waspada Penipuan Catut Nama Bupati Sidoarjo Subandi

Waspada Penipuan Catut Nama Bupati Sidoarjo Subandi

Aprilia Devi - detikJatim
Selasa, 03 Mar 2026 17:20 WIB
Penipuan catut Bupati Sidoarjo Subandi
Penipuan catut Bupati Sidoarjo Subandi (Foto: Dok. Istimewa)
Sidoarjo -

Masyarakat diimbau waspada terhadap penipuan yang mencatut nama Bupati Sidoarjo Subandi. Seorang oknum tak dikenal mengatasnamakan Subandi untuk meminta uang hingga Rp 50 juta kepada warga.

Modus tersebut dialami Ketua Lazisnu PCNU Sidoarjo, Dodi Dhiyauddin. Ia dihubungi melalui pesan WhatsApp oleh nomor tak dikenal yang mengaku sebagai asisten Bupati bernama "Pak Diky".

Tak lama kemudian, sekitar pukul 11.15 WIB, Dodi menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai Bupati Subandi. Dalam percakapan itu, pelaku meminta Dodi berbicara secara rahasia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dodi mulai curiga karena suara penelepon berbeda dengan suara asli Subandi dan memiliki logat luar daerah. Kejanggalan lain muncul saat pelaku mengirim nomor rekening atas nama Della Pujianti di BRI, bukan atas nama Bupati maupun instansi resmi.

ADVERTISEMENT

"Alhamdulillah saya selamat dan tidak semoat transfer uang tersebut," ujar Dodi, Selasa (3/3/2026).

Menanggapi hal itu, Subandi menegaskan nomor tersebut bukan miliknya meski menggunakan foto profil dirinya. Nomor itu dipastikan palsu dan digunakan untuk tindak kejahatan.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada telepon atau pesan WhatsApp yang mengatasnamakan dirinya, apalagi sampai meminta transfer uang.

"Kalau ada bantuan pemerintah, pasti melalui mekanisme resmi dan proposal yang jelas. Tidak ada bantuan yang diberikan tanpa prosedur yang jelas, apalagi meminta uang kepada masyarakat," tegasnya.

Menjelang Idulfitri, Subandi meminta warga lebih teliti dan segera melakukan konfirmasi melalui jalur resmi jika menerima pesan mencurigakan agar tidak menjadi korban penipuan.

"Jangan sampai tertipu lagi. Gunakan HP dengan bijak dan selalu kroscek kebenarannya. Semoga hal ini tidak terjadi lagi pada masyarakat kita," pungkasnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads