Pemkab Ponorogo bakal melelang puluhan kendaraan dinas yang sudah tak lagi digunakan. Menariknya, mayoritas kendaraan roda dua yang akan dilepas merupakan Honda Win keluaran era 1990-an yang kini banyak diburu para kolektor motor klasik.
Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, lelang aset tersebut dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Madiun.
Saat ini Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Ponorogo masih menyelesaikan proses penilaian aset oleh appraisal independen. Hasil penilaian itu akan menjadi dasar penetapan harga limit sebelum lelang dibuka untuk masyarakat.
Kabid Aset BPPKAD Ponorogo Zaenal Arifin mengatakan, penilaian dilakukan agar harga limit sesuai dengan kondisi masing-masing kendaraan.
"Penilaian dilakukan appraisal yang memiliki kompetensi. Setelah nilai limit selesai, akan ditetapkan melalui surat keputusan bupati sebagai dasar pelaksanaan lelang," ujar Zaenal kepada detikJatim, Jumat (24/7/2026).
Zaenal mengungkapkan, total ada 32 kendaraan dinas yang akan dilelang. Rinciannya, 29 unit sepeda motor dan tiga unit mobil dinas. Kendaraan-kendaraan tersebut sudah berusia lebih dari 20 tahun dan tidak lagi digunakan sebagai operasional pemerintah.
Ia menyebut, Honda Win menjadi jenis motor yang paling banyak masuk daftar lelang. Selain itu, terdapat sejumlah motor Yamaha model lama keluaran 1990-an hingga awal 2000-an.
"Jenis motornya rata-rata Honda Win, ada juga Yamaha model lama. Kendaraannya keluaran sekitar tahun 1990-an hingga awal 2000-an," katanya.
Tak hanya kendaraan dinas, Pemkab Ponorogo juga akan melelang berbagai barang inventaris kantor yang sudah tidak dipakai, mulai komputer hingga kipas angin. Seluruh aset akan dilelang melalui KPKNL Madiun setelah seluruh tahapan administrasi rampung.
"Kami berharap seluruh tahapan berjalan lancar," pungkas Zaenal.
Simak Video "Video: Meriahnya Festival Balon Udara di Ponorogo"
(irb/hil)