Ngalam Mbois: Vulla, Peracik Motor Kustom Tembus Panggung Dunia

Ngalam Mbois: Vulla, Peracik Motor Kustom Tembus Panggung Dunia

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Senin, 08 Jun 2026 16:15 WIB
Vulla menunjukkan salah satu karya buatannya
Vulla menunjukkan salah satu karya buatannya/Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim
Malang -

Siapa sangka, dari sebuah bengkel sederhana di kawasan Polowijen, Blimbing, Kota Malang, lahir karya-karya motor kustom ciamik yang sukses bikin geger dunia internasional.

Pemuda asal Malang bernama Vulla Hendrata (31) berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah motor garapannya sukses mejeng dan menyabet penghargaan di ajang bergengsi Yokohama Hot Rod Custom Show 2025 di Jepang.

Perjalanan pemilik bengkel Ultimate Custom ini untuk mencapai panggung dunia ternyata penuh liku dan keputusan nekat. Kecintaan Vulla pada dunia roda dua sebenarnya sudah tumbuh sejak ia duduk di bangku SMP dan SMK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbekal ilmu dari jurusan animasi saat sekolah, kreativitas Vulla langsung ditumpahkan ke motor pertama pemberian orang tuanya, yaitu Honda GL 100 lansiran 1987 yang diubah total menjadi gaya cafe racer.

ADVERTISEMENT

Motor harian itu ternyata memikat hati orang lain hingga akhirnya terjual, dan dari sanalah pesanan modifikasi mulai datang satu per satu secara berantai.

Melihat peluang yang begitu besar, Vulla yang saat itu berstatus sebagai mahasiswa jurusan Pendidikan Keolahragaan di salah satu kampus di Kota Malang, nekat mengambil keputusan besar untuk drop out (DO) kuliah demi fokus menekuni dunia kustom. Keputusan berani ini sempat ditentang keras dan diragukan oleh pihak keluarga.

Namun, dasar Arek Malang yang punya mental tangguh, Vulla memilih menjawab keraguan tersebut dengan karya nyata. Memulai identitas lewat media sosial sejak 2015 bersama tim kecil berisi empat orang, kini Ultimate Custom berkembang pesat hingga mampu memproduksi tiga motor kustom setiap bulan, bahkan pelanggannya kini meluas hingga ke Australia.

Vulla sendiri memiliki ciri khas pada gaya vintage racing yang memadukan sentuhan klasik dengan karakter modern. Di luar pesanan konsumen, ia selalu menyisakan ruang untuk bereksperimen menciptakan proyek idealis untuk kompetisi.

Salah satu karya monumental pertamanya diberi nama Lathi, sebuah motor kustom berbasis Honda GL 125 yang sukses menyabet juara di Honda Modif Contest (HMC) 2024. Kemenangan ini menjadi tiket emas bagi Vulla untuk naik kelas ke ajang Honda Dream Ride Project 2025, di mana ia ditantang memodifikasi motor matic Honda Stylo 160 tanpa mengubah struktur utama rangka dan mesin.

Lewat tangan dingin dan imajinasinya, tantangan teknis yang rumit itu berhasil melahirkan karya baru bernama Arjuno yang mengusung konsep neo board tracker. Vulla mengubah hampir seratus persen tampilan motor matic tersebut secara kustom, menyisakan lampu utama yang orisinil, bahkan nekat menambahkan sistem turbocharger yang semuanya berfungsi seratus persen serta layak jalan.

Karya inilah yang akhirnya diterbangkan ke Jepang untuk unjuk gigi di ajang Yokohama Hot Rod Custom Show 2025. Di panggung dunia tersebut, Arjuno mencuri perhatian para juri internasional karena menjadi satu-satunya motor matic di ajang itu, hingga sukses membawa pulang penghargaan bergengsi Cool Pick Award, sebuah prestasi luar biasa bagi Vulla yang berstatus sebagai builder paling muda dan masih rookie di antara perwakilan Indonesia.

Kesuksesan Arjuno terus berlanjut di tanah air dengan menyabet tiga gelar sekaligus di ajang Kustomfest 2025, dan kini motor tersebut digandeng langsung oleh pabrikan Honda sebagai tim inti untuk safari promosi keliling Indonesia. Prestasi ini membuat semangat Vulla semakin berapi-api, di mana kini ia tengah menyiapkan dua karya baru bertajuk Petruk dan Pasopati dengan bahan dasar motor Honda Vario.

Target besarnya adalah melengkapi konsep besar bertema 'Pandawa Lima' versi motor kustom dari tokoh pewayangan. Dari yang dulunya sempat ditentang keluarga, kini restu dan dukungan penuh mengalir deras bagi Vulla untuk terus bersinar dan membuktikan bahwa hasrat yang ditekuni secara serius mampu menembus batas dunia.



(hil/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads