Polres Jombang menggelar bazar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Sembako murah itu pun diserbu emak-emak.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan mengatakan, bazar GPM digelar selama 7 hari, yaitu 11-17 Agustus 2025. Lokasi bazar tersebar di 21 titik di bawah wilayah hukum masing-masing polsek jajaran.
"Bazar Gerakan Pangan Murah kami buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai," terangnya kepada wartawan, Senin (11/8/2025).
Bazar GPM Polres Jombang ini bekerja sama dengan pemerintah setempat dan Bulog Cabang Mojokerto. Ada 4 jenis sembako yang dijual dengan harga murah.
Yaitu beras SPHP Rp 57.500/5 Kg, minyak goreng merek Minyakita Rp 15.000/liter, gula pasir Rp 16.000/Kg dan telur ayam Rp 25.500/Kg. Masing-masing komoditas hanya bisa dibeli maksimal 2 bungkus.
"Dengan bazar murah ini kami ingin memastikan bahan pangan pokok dapat diakses dengan mudah dan terjangkau oleh warga Jombang. Terutama menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia," jelasnya.
Bazar GPM pun disambut baik warga, seperti di Balai Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang. Emak-emak mulai menyerbu sembako murah ini sejak pagi. Komuditas yang paling diburu di tempat ini adalah beras, gula, dan minyak goreng.
"Alhamdulillah senang sekali, harganya murah. Saya beli beras untuk jualan nasi keliling," ujar pembeli, Juwariyah (50).