Round Up

Kerennya Siswa SMK di Kediri Patungan Belikan Sepatu Teman yang Tak Mampu

Amir Baihaqi - detikJatim
Rabu, 06 Agu 2025 08:42 WIB
Enggar, siswa SMK PGRI 1 Kota Kediri saat mendapat kejutan dibelikan sepatu dari teman-teman kelasnya (Foto: Dok. Istimewa/tangkapan layar)
Kediri -

Aksi siswa kelas X SMK PGRI 1 Kota Kediri yang patungan membelikan sepatu ke salah satu temannya karena telah rusak patut diacungi jempol. Video mereka saat memberikan sepatu itu kemudian viral media sosial.

Dari video yang beredar, mereka tampak ramai-ramai mendatangi salah satu siswa dan mengutarakan hendak memberikan kejutan sepatu baru. Siswa penerima sepatu baru itu lalu menutupi wajahnya karena menangis haru.

Video mereka itu lantas viral di media sosial mendapat pujian dan simpati. Kisah siswa SMK PGRI 1 Kota Kediri juga dinilai inspiratif.

Salah satu siswa yang menjadi inisiator, Ibnu Faris mengungkapkan, sepatu itu dibeli setelah teman-teman satu kelas A3 sepakat untuk patungan Rp 5 ribu. Di dalam kelas tersebut diketahui ada 39 siswa.

Meski baru beberapa waktu berkumpul sebagai satu kelas, mereka sudah menunjukkan kekompakan luar biasa. Terbukti, ketika ada temannya yang sepatunya sudah tak layak pakai mereka langsung berinisiatif membantu bersama-sama.

Faris menyebut temannya yang dibelikan sepatu dari hasil patungan bernama Enggar Wahyu Nicolais Saputro atau yang biasa disapa Enggar. Menurutnya, di mata ia dan teman-temannya, Enggar adalah sosok yang spesial.

"Saya dan Enggar itu temenan, Enggar adalah sosok yang suka membuat teman-temannya tertawa. Waktu main tak sengaja melihat sepatu Enggar yang sudah bolong. Dan kemudian saya berkoordinasi dengan ketua kelas, untuk mengajak teman-teman patungan membelikan sepatu baru untuk Enggar. Alhamdullilah teman-teman pada kompak," kata Faris, Selasa (5/8/2025).

Enggar (kanan), siswa SMK PGRI 1 Kediri yang dibelikan sepatu baru hasil patungan teman-teman sekelasnya. Foto: Andhika Dwi/detikJatim)

Menurut Farris, dari total 39 anak itu berhasil terkumpul uang senilai total Rp 195 Ribu. Lantas uang hasil patungan itu dibelikan sepatu baru seharga Rp 150 ribu dan sisa pembelian diberikan kepada Enggar untuk tambahan uang saku atau modal usaha jualan tempenya sehari-hari.

Semua proses itu dilakukan secara diam-diam. Bahkan Enggar sempat harus lebih dulu dikeluarkan dari grup WhatsApp kelas agar kejutan itu berjalan mulus.

Hal yang sama diungkapkan Muhammad Riski Febri Pratama. Remaja yang bertugas sebagai ketua kelas itu menyambut baik ide Faris membantu Enggar. Riski menegaskan teman-teman sekelasnya sudah seperti keluarga. Susah senang dirasakan bersama.

"Patungan bersama itu dilakukan saat Enggar sedang salat. Alhamdulillah semua teman sekelas ikut patungan," kata remaja 15 tahun itu.

Sementara itu, bagi Enggar, sepatu itu menjadi kejutan sekaligus momen yang sangat mengharukan bagi dirinya. "Senang punya teman-teman yang solidaritasnya tinggi dan membantu temannya yang kesulitan. Terharu," tutur Enggar.

Enggar tidak pernah berpikir teman-teman sekelasnya bakal patungan dan membelikan sepatu baru untuknya. Enggar sempat menolak sepatu hasil patungan teman-temannya itu karena merasa tak pernah meminta dan mereka juga baru bertemu 1 bulan terakhir.

Namun teman-temannya meyakinkan Enggar bahwa dia pantas mendapatkan sepatu baru itu. Momen haru ini lah yang kemudian direkam oleh teman-temannya.

"Saya mau ke kantin, lalu dicegat Faris. Lalu Zidane datang memberikan sepatu, mengatakan 'Ini sepatu buat kamu dari teman-teman.' Saya tanya ini buat siapa? Terus katanya 'buat kamu, dari teman-teman yang urunan'. Saya kaget," tambahnya.




(dpe/abq)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork