Prabowo Buka Suara soal Isu Jokowi Cawapres 2024

Kabar Nasional

Prabowo Buka Suara soal Isu Jokowi Cawapres 2024

Tim detikNews - detikJatim
Sabtu, 01 Okt 2022 12:49 WIB
Surabaya -

Isu duet Prabowo Subianto dan Joko Widodo di Pilpres 2024 semakin berkembang. Jokowi diisukan menjadi calon wakil presiden (cawapres) Prabowo. Menteri Pertahanan RI ini pun buka suara soal isu tersebut.

Prabowo memang tak banyak bicara soal isu Jokowi bakal jadi cawapresnya di 2024. Kendati demikian, Ketum Partai Gerindra itu menceritakan hubungan dekat dengan Jokowi selama ini. Ia juga menyinggung soal chemistry.

"Tentunya Anda tahu bahwa saya ini selalu koordinasi dengan Pak Jokowi kita sebagai katakanlah pemimpin, kita sadar bahwa dengan persatuan dan kekompakan, maka Indonesia akan kuat dan berhasil dan itu terbukti," ujar Prabowo dilansir dari detikNews, Sabtu (1/10/2022).

Prabowo mengaku, ia dan Jokowi akan membicarakan hal-hal yang terbaik untuk bangsa ini.

"Dan Anda tahu kan, chemistry saya dengan Pak Jokowi? Jadi kita akan bicarakan terus yang terbaik untuk bangsa dan negara akan kita pikirkan," tambahnya.

"Ya saya akan mengikuti perkembangan ya," kata Prabowo

Sementara saat disinggung soal chemistry Prabowo dengan partai yang menaungi Jokowi seperti PDI Perjuangan (PDIP), Prabowo mengaku dirinya punya hubungan baik dengan semua partai.

"Saya chemistry dengan semuanya baik, Anda lihat nggak?" imbuhnya.

PDIP Singgung Martabat Jokowi

Sebelumnya, PDIP sempat menyinggung soal martabat Presiden Jokowi yang diwacanakan bisa maju bareng Prabowo Subianto sebagai cawapres di Pilpres 2024. Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengatakan, martabat Jokowi tak rendah dan bukan orang yang gila kekuasaan.

"Hemat saya Pak Jokowi tidak serendah itu. Beliau punya martabat, beliau punya legacy, dan beliau itu bukan orang yang gila kekuasaan dan itu tidak mungkin terjadi," kata Said kepada wartawan, Rabu (28/9).

Sampai saat ini belum ada pernyataan penolakan secara gamblang dari Jokowi. Menurut Said, tak semua isu menyangkut Jokowi harus dikomentari secara langsung olehnya.

"Kan tidak perlu setiap ada isu tentang presiden, presiden harus menanggapi. Nah hal-hal yang mustahil ngapain presiden capek-capek menanggapi hal-hal seperti itu, legacy Pak Presiden pada 2024 itu akan selalu dikenang oleh publik," ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR ini menilai wacana duet Prabowo dan Jokowi itu tak masuk akal. "Masak beliau sudah sedemikian rupa tiba-tiba beliau ditarik untuk jadi wapres, ya tidak mungkin dan tidak masuk akal," katanya.

(hil/iwd)