7 Fakta Menyayat Hati Ibu Muda Dibunuh Teman Suami Usai Tolak Ajakan Bercinta

7 Fakta Menyayat Hati Ibu Muda Dibunuh Teman Suami Usai Tolak Ajakan Bercinta

Tim detikJatim - detikJatim
Jumat, 30 Sep 2022 09:39 WIB
Tersangka pembunuhan perempuan di Kediri yang diketahui adalah teman suami korban
Rekonstruksi pembunuhan ibu muda di Kediri dibunuh teman suami (Foto: Andhika Dwi/detikJatim)
Kediri -

Nasib pilu dialami seorang ibu muda berusia 24 tahun bernama Melisa Diah Wahyuni. Warga Desa Karangrejo, Kandat, Kabupaten Kediri ini menjadi korban pembunuhan oleh teman suaminya, Trimo Sasmito (37). Penyebabnya, Melisa menolak ajakan bercinta Trimo.

Trimo memang diam-diam menyukai Melisa. Dia melakukan sederet rencana untuk mengajak Melisa bercinta. detikJatim menghimpun sederet fakta yang menyayat hati soal insiden pembunuhan ini:

1. Berdalih Diajak ke Rumah Orang Pintar

Di hari ketika Melisa dibunuh, Trimo memboncengnya dengan sepeda motor. Ia mengaku hendak mengajaknya ke rumah orang pintar di desa setempat. Namun, Trimo tidak membawanya ke tujuan. Ia diajak ke sebuah sungai dekat sawah milik warga. Wilayah tersebut relatif sepi.

2. Dipaksa Bercinta-Korban Menampar

Di lokasi itu, Trimo memaksa Melisa untuk bercinta. Tentu saja perempuan itu menolak. Ia sudah bersuami. Karena itu, ia sempat menampar Trimo sebagai ganjaran atas perbuatannya yang kurang ajar.

Lalu, Melisa memutuskan untuk melarikan diri. Sayangnya, saat berupaya kabur dari pria itu, Melisa jatuh ke sungai.

3. Korban Dicekik hingga Mati

Trimo yang bertubuh besar dan tegap, akhirnya meloncat masuk ke sungai yang dangkal menyusul Melisa. Belum sempat Melisa menghindar, telapak tangan Trimo yang kekar mencengkeram lehernya. Trimo mencekiknya hingga ia meregang nyawa.

"Di sini pelaku meninggalkan korban dan pergi," kata Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra saat adegan rekonstruksi pembunuhan Melisa, Kamis (29/9/2022).

Dalam rekonstruksi itu Trimo memperagakan adegan bagaimana dirinya mencekik Melisa dengan media sebuah boneka yang disediakan petugas Satreskrim untuk keperluan rekonstruksi. Aksi keji itu dilihat warga setempat yang berkerumun di sekitar tempat kejadian perkara.

Trimo terancam kurungan penjara hingga 20 tahun. Baca halaman selanjutnya!