Melihat Situs Kunden, Pemandian Kuno Abad 8 M di Pusat Kota Klaten

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Minggu, 14 Agu 2022 14:02 WIB
Situs Kunden di Desa Sumberejo, Kecamatan Klaten Selatan, Minggu (14/8/2022).
Situs Kunden di Desa Sumberejo, Kecamatan Klaten Selatan, Minggu (14/8/2022). (Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng)
Klaten -

Situs Kunden adalah satu dari banyak situs di Kabupaten Klaten yang memiliki keunikan. Letaknya yang tidak jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Klaten membedakannya dengan kebanyakan situs lain.

Situs Kunden terletak di Dusun Kunden, Desa Sumberejo, Kecamatan Klaten Selatan. Letaknya di barat Kompleks perkantoran Pemkab Klaten hanya berjarak sekitar 500 meter dan persis di belakang gedung-gedung RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro.

Letak situs yang berada di tepi sungai dengan sawah ladang di sekitarnya menjadikan situs itu tidak mudah dijangkau. Belum lagi tidak ada papan nama atau penunjuk.


Situasi sepi dan sunyi saat detikJateng mencoba mengunjungi peninggalan budaya masa lampau tersebut. Di bawah pematang sawah berkedalaman sekitar 3 meter, situs tersebut dipagari tembok dengan atap asbes.

Situs tersebut berbentuk huruf U dengan susunan batu blok dan batu bertakik berbahan batu andesit. Di bagian tengah terdapat lubang yang diapit ornamen menyerupai makara (naga air) pada pintu masuk candi.

Di bagian atasnya diletakkan semacam batu kemuncak candi. Tidak ada air yang keluar dari lubang di bawah kemuncak meskipun lubang menghadap ke sungai dan konon bekas pemandian.

"Kata orang-orang asli sini yang sepuh (tua), itu (situs) merupakan tempat pemandian zaman dulu. Jarang ada pengunjung," ungkap warga sekitar Narno (66) kepada detikJateng, Sabtu (13/8/2022) siang.

Menurut Narno, selain batu-batu, di lokasi pernah ditemukan semacam paralon tetapi dari gerabah. Temuan itu pernah diteliti dari petugas purbakala.

"Semacam paralon tetapi terbuat dari gerabah (tanah) dan pernah diteliti petugas purbakala. Apakah di atasnya dulu ada mata air atau bangunan apa, tidak ada yang tahu," terang Narno.

Perawat situs, Harinem (90) menyatakan lokasi itu sudah tidak digunakan untuk mandi. Meskipun konon ceritanya tempat tersebut adalah bekas pemandian.

"Bekas pemandian tapi tidak digunakan lagi. Ya hanya batu-batu mirip candi itu, dulu ada paralon ditemukan tapi sudah lama," kata Harinem.

Sementara analis Cagar Budaya dan Museum Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Pemkab Klaten, Wiyan Ari Tunjung Dinas mengaku pernah mengecek situs tersebut. Menurut Wiyan, bangunan tersebut dulunya benar sebagai patirtan.

"Itu dulu merupakan patirtan, sumber air untuk upacara atau pemandian. Sejauh ini tidak ada bangunan lainnya di sekitar lokasi," jelas Wiyan Ari saat diminta konfirmasi detikJateng.

Diwawancarai terpisah, staf Perlindungan BPCB Jateng, Deny Wahyu Hidayat menyatakan situs Kunden jika dilihat periodisasinya merupakan peninggalan masa klasik, yakni masa Hindu-Budha atau abad 8-9 Masehi

"Abad 8-9 Masehi atau masa klasik. Tidak ada bangunan lainnya di situ, dan itu mata air biasa untuk kebutuhan ritual," ungkap Deny.

Situs Kunden di Desa Sumberejo, Kecamatan Klaten Selatan, Minggu (14/8/2022).Situs Kunden di Desa Sumberejo, Kecamatan Klaten Selatan, Minggu (14/8/2022). Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng


Simak Video "Alasan Tambang Tanah Uruk Proyek Tol Jogja-Solo Disegel Satpol PP"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/ahr)