2 Film Couple Sejarah Muhammadiyah, Nyai Ahmad Dahlan-Sang Pencerah

Tim detikJateng - detikJateng
Sabtu, 13 Agu 2022 02:02 WIB
Siti Walidah, Pendiri Aisyiah & Pejuang Pendidikan Perempuan Indonesia
Siti Walidah, Pendiri Aisyiah & Pejuang Pendidikan Perempuan Indonesia. Foto: istimewa
Solo -

Jarang ada pasangan suami istri (pasutri) yang kisah hidup mereka dibuatkan film sendiri. Hanya pasutri yang punya kisah menarik dan semasa hidupnya membawa perubahan besar, baik sang suami maupun sang istri, yang akan dikenang dalam karya film dengan judul berbeda, seperti Ahmad Dahlan (Sang Pencerah) dan Siti Walidah (Nyai Ahmad Dahlan). Berikut kisahnya.

1. Film Nyai Ahmad Dahlan (2017)

Film Nyai Ahmad Dahlan besutan sutradara Olla Atta Adonara ini dirilis pada 24 Agustus 2017. Film ini diperankan oleh Tika Bravani sebagai Nyai Ahmad Dahlan, David Chalik, dan sejumlah aktor lainnya.

Seperti judulnya, film drama biopik ini mengisahkan tentang Siti Walidah, istri KH Ahmad Dahlan. Siapa tak kenal KH Ahmad Dahlan, ulama besar sekaligus pahlawan nasional yang juga pendiri organisasi Muhammadiyah? Kisah hidup KH Ahmad Dahlan pun sudah difilmkan sebelumnya pada 2010.


Ternyata, di balik sosok KH Ahmad Dahlan, sang istri Siti Walidah pun juga punya kisah yang patut diabadikan dalam karya film. Nyai Ahmad Dahlan juga menyandang gelar pahlawan nasional sejak 10 November 1971.

Sinopsis Film Nyai Ahmad Dahlan

Dikutip dari laman filmindonesia.or.id, film ini menceritakan riwayat Siti Walidah atau Nyai Ahmad Dahlan, tokoh emansipasi perempuan dan istri pendiri Muhammadiyah, Kiai Ahmad Dahlan. Sejak kecil Siti Walidah sangat ingin mengenyam pendidikan. Hal itu digambarkan dalam penggalan dialog berikut:

"Walidah pengen merasakan bagaimana rasanya sekolah seperti anak-anak (Belanda) itu. Tidak di rumah terus. Perempuan harus bisa beramar makruf nahi mungkar. Perempuan juga harus bisa berbuat sesuatu untuk bangsa ini. Bangsa ini adalah amanah dari Allah yang harus kita jaga hingga akhir hayat kita."

Siti Walidah juga dikenal sebagai tokoh yang menolak kawin paksa. Ia juga perempuan pertama yang pernah memimpin Kongres Muhammadiyah pada tahun 1926. Siti Walidah juga pendiri organisasi gerakan perempuan Sopo Tresno yang kemudian bernama Aisyiyah. "Perempuan sebagai pendamping suami juga memiliki hak untuk menjadi pintar," kata tokoh Nyai Ahmad Dahlan dalam film itu.

2. Film Sang Pencerah (2010)

Film yang disutradarai Hanung Bramantyo ini dirilis pada 8 September 2010. Film tentang KH Ahmad Dahlan atau Muhammad Darwis ini menampilkan sejumlah aktor ternama seperti Lukman Sardi, Zaskia A Mecca, Slamet Rahardjo, Giring Nidji, hingga Sujiwo Tejo.

Sinopsis Film Sang Pencerah (2010)

Sepulang dari Mekah, Darwis muda (Ihsan Tarore) mengubah namanya menjadi Ahmad Dahlan. Seorang pemuda usia 21 tahun yang gelisah atas pelaksanaan syariat Islam yang melenceng ke arah bid'ah.

Melalui suraunya, Ahmad Dahlan (Lukman Sardi) mengawali pergerakan dengan mengubah arah kiblat yang salah di Masjid Besar Kauman Jogja. Hal itu mengakibatkan kemarahan seorang kiai penjaga tradisi, Kiai Penghulu Kamaludiningrat (Slamet Rahardjo), sehingga surau Ahmad Dahlan dirobohkan karena dianggap mengajarkan aliran sesat.

Ahmad Dahlan juga dituduh sebagai kiai kafir hanya karena membuka sekolah yang menempatkan muridnya duduk di kursi seperti sekolah modern Belanda. Selain itu, Ahmad Dahlan juga dituduh sebagai kiai Kejawen hanya karena dekat dengan lingkungan cendekiawan Jawa di Boedi Oetomo.

Berbagai tuduhan itu tak membuat pemuda Kauman itu surut. Ditemani istrinya, Siti Walidah (Zaskia Adya Mecca) dan murid-murid setianya: Sudja (Giring Nidji), Sangidu (Ricky Perdana), Fahrudin (Mario Irwinsyah), Hisyam (Dennis Adishwara) dan Dirjo (Abdurrahman Arif), Ahmad Dahlan membentuk Muhammadiyah yang bertujuan mendidik umat Islam agar berpikiran maju sesuai zaman.



Simak Video "Suasana Salat Id di Halaman kantor PP Muhammadiyah Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/mbr)