Hore! Kapasitas Objek Wisata di Klaten Boleh Full 100%

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Minggu, 26 Jun 2022 15:07 WIB
Objek wisata air Umbul Ponggok di Klaten, Minggu (26/6/2022).
Objek wisata air Umbul Ponggok di Klaten, Minggu (26/6/2022). (Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng)
Klaten -

Objek wisata di Klaten mulai operasional dengan kapasitas 100 persen menyusul pelonggaran PPKM level 1. Meskipun sudah beroperasi penuh, pengelola masih menerapkan protokol kesehatan.

"Untuk protokol kesehatan tetap kita terapkan. Masuk ke objek tetap wajib pakai masker tapi tidak seketat dulu," jelas Kepala Divisi Wisata Berdesa Bumdes Tirta Mandiri Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Suyantoko, kepada detikJateng, Minggu (26/6/2022).

Dijelaskan Suyantoko, untuk kapasitas Umbul Ponggok sudah tidak ada pembatasan pembatasan pengunjung lagi. Batas pengunjung sudah disesuaikan dengan kapasitas maksimal Umbul Ponggok yakni 4.000 orang.


"Kapasitas kami full sekitar 4.000 jadi jika di bawah 4.000 kita masih main. Wajib masker tetap, dulu nggak bawa masker tidak boleh masuk dan sekarang sifatnya menganjurkan," terang Suyantoko.

Namun, lanjutnya, saat ini pengunjung belum full. Pada hari ini saja jumlah pengunjung hanya kisaran 500 orang.

"Untuk pengunjung hari ini sekitar 500-an lebih. Pengunjung tidak pakai masker boleh masuk tapi yang bawa masker kita minta dipakai," sambung Suyantoko.

Sementara itu, Direktur Bumdesa Sinergi, Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Hartoyo mengatakan pihaknya tetap melaksanakan protokol kesehatan. Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi.

"Kita tidak tahu aturan 100 persen, yang jelas kita menangkap pasar saja. Protokol kesehatan tentu tetap kita jalankan," ucap Hartoyo.

Menurut dia, meskipun sudah ada kelonggaran pengunjung di objek wisata Umbul Manten dan Siblarak belum begitu banyak. Tetapi pihaknya mengakui sudah memulai beberapa event.

"Kita mulai buka event, meskipun hanya outbound. Kita melihat pengunjung jika terlalu banyak kita ambil keputusan tapi yang jelas protokol kesehatan alatnya kita siapkan," terang Hartoyo.

Diwawancarai terpisah, Koordinator pengelola objek wisata air Cokro (Omac), Darwito menyatakan hal serupa. Saat ini, kata dia, operasional objek wisata Cokro sudah 100 persen kapasitas.

"Sudah 100 persen kapasitas. Tapi ini baru sebatas tahap ujicoba saja," ungkap Darwito.

Saat diminta konfirmasi, Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Pemkab Klaten Sri Nugroho membenarkan kebijakan itu. Pihaknya menyebut, objek wisata sudah bisa membuka 100 persen kapasitas.

"Betul sudah 100 persen kapasitas. Tentu protokol kesehatan tetap harus diterapkan," pungkas Nugroho.



Simak Video "Alasan Tambang Tanah Uruk Proyek Tol Jogja-Solo Disegel Satpol PP"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/sip)