Hari Rabies Dunia, Anjing-Kucing di Kulon Progo Dapat Vaksin Gratis

Hari Rabies Dunia, Anjing-Kucing di Kulon Progo Dapat Vaksin Gratis

Jalu Rahman Dewantara - detikJateng
Jumat, 30 Sep 2022 13:35 WIB
Sejumlah anjing dan kucing mengikuti vaksinasi rabies gratis di BBVet Wates, Kulon Progo, DIY, Jumat (30/9/2022).
Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikJateng Sejumlah anjing dan kucing mengikuti vaksinasi rabies gratis di BBVet Wates, Kulon Progo, DIY, Jumat (30/9/2022).
Kulon Progo -

Seratusan anjing dan kucing di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mendapat vaksin rabies gratis dari Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates. Kegiatan ini digelar untuk memperingati World Rabies Day atau Hari Rabies Sedunia yang jatuh pada 28 September 2022.

"Ya ini vaksinasi rabies gratis untuk memperingati Hari Rabies Sedunia. Kami memberikan semacam pelayanan kepada masyarakat untuk membawa hewan kesayangannya dalam hal ini anjing dan kucing untuk dapat vaksinasi gratis di sini," ucap Subkoordinator Evaluasi dan Pelaporan BBVet Wates, Ari Puspita Dewi, saat ditemui di sela-sela kegiatan vaksin rabies gratis di kantor BBVet Wates, Jumat (30/9/2022).

Total ada 150 vaksin yang diberikan kepada anjing dan kucing dalam kegiatan ini. Vaksin yang digunakan adalah Neo Rabivet produksi Pusat Veteriner Farma (Pusvetma).


Sebelum divaksinasi, anjing dan kucing terlebih dulu dicek kesehatannya. Jika dinilai cukup sehat, dilanjutkan proses penyuntikan. Seluruh tahapan ini berlangsung cepat, kurang dari 10 menit.

"Secara umum, pelaksanaan vaksin ini sama seperti pemberian vaksinasi kepada hewan lain. Vaksin rabies ini juga tidak ada efek sampingnya kepada hewan," terang Ari.

Selain untuk memperingati Hari Rabies Sedunia, kegiatan vaksinasi gratis ini juga sebagai upaya mencegah kemunculan penyakit rabies di wilayah tanggung jawab BBVet Wates, yang meliputi DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Ari menjelaskan, sejauh ini, tiga wilayah itu termasuk dalam kawasan zero rabies di Indonesia. Total ada delapan provinsi di Indonesia yang dinyatakan bebas rabies oleh pemerintah pusat.

"Meski sudah dinyatakan bebas sejak beberapa tahun terakhir, tetapi upaya pencegahan terus kami lakukan, mulai dari lewat vaksinasi ini sampai uji sampling tahunan," ujarnya.

Terkait uji sampel diduga rabies, Ari menyebut setiap tahunnya BBVet Wates melakukan pengujian sebanyak 500 sampel dari tiga wilayah di bawah naungannya. Hingga kini belum ditemukan adanya sampel yang positif rabies.

"Untuk uji sampel ini kisarannya 500 sampel per tahun ya, tapi syukurlah sejauh ini negatif semua. Pengujian sendiri dilakukan terhadap bagian tubuh hewan terutama otaknya," ucapnya.

Selengkapnya di halaman selanjutnya...