Imbas Ricuh Suporter di Sleman, Kaca Hotel Pecah-Kendaraan Lecet

Imbas Ricuh Suporter di Sleman, Kaca Hotel Pecah-Kendaraan Lecet

Jauh Hari Wawan S - detikJateng
Rabu, 27 Jul 2022 16:53 WIB
Polres Sleman mengamankan pelaku keributan antara suporter Persis Solo dengan warga, Selasa (26/7/2022).
Ilustrasi. Polres Sleman mengamankan pelaku keributan antara suporter Persis Solo dengan warga, Selasa (26/7/2022). (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJateng)
Sleman -

Kericuhan rombongan suporter Persis Solo dengan warga di Sleman, Senin (25/7) lalu, menimbulkan kerusakan pada bangunan dan kendaraan. Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka telah meminta maaf dan siap mengganti rugi kerusakan akibat insiden tersebut.

Kapolsek Kapolsek Mlati Kompol Andhies F Utomo mengatakan dalam insiden keributan yang terjadi di Kapanewon Mlati tidak terdapat korban luka.

"Untuk korban luka di wilayah Mlati tidak ada," kata Andhies saat dihubungi wartawan, Rabu (27/7/2022).


Namun dalam insiden itu terdapat kerusakan pada bangunan maupun kendaraan. Ia merinci ada kerusakan pada pintu kaca hotel yang pecah. Kemudian kerusakan pada sepeda motor karena terjatuh.

Hanya saja untuk nilai kerugian Andhies belum mengetahui lantaran pihak hotel dan dealer melaporkan kejadian ini ke Polres Sleman.

"Adapun kerusakan dalam kejadian tersebut, Hotel Sunrise kerusakan pintu kaca pecah dan kaca berlobang dan ditemukan kelereng. Kemudian di dealer Vespa untuk kerusakan sepeda motor lecet-lecet karena terjatuh dan sudah diambil pemiliknya," jelasnya.

"Pihak dealer maupun hotel telah membuat laporan di Polres Sleman. Untuk kisarannya (kerugian) Polsek belum dapat info," sambungnya.

Seperti diketahui kericuhan melibatkan rombongan suporter Persis Solo itu bukan hanya terjadi di Kapanewon Mlati. Namun terjadi juga di Kapanewon Depok tepatnya di Jalan Gejayan.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka meminta maaf atas kericuhan yang dilakukan oknum suporter Persis Solo di Sleman, Senin kemarin. Dia pun siap mengganti rugi kerusakan akibat insiden tersebut.

"Yang jelas saya memohon maaf sebesar-besarnya untuk warga Jogja (Sleman) yang mungkin kemarin merasa tidak nyaman atas kejadian ini. Saya bertanggung jawab penuh apabila ada kerusakan-kerusakan atau hal-hal yang lain-lain," kata Gibran saat dijumpai di Balai Kota Solo, Selasa (26/7).

Dia pun telah berkoordinasi dengan manajemen Persis Solo untuk melakukan penggantian kerusakan. Manajemen sudah menghitung jumlah warung yang mengalami kerusakan.

"Saya sudah berkoordinasi dengan manajemen Persis Solo, sudah dengan Kevin juga. Sudah kita identifikasi ada beberapa tempat atau warung yang ada kerusakan kecil. Itu nanti jadi tanggung jawab kami," ungkapnya.

Gibran pun siap membantu korban yang mengalami luka-luka. Namun menurutnya, korban tersebut sudah ditangani.

"Beberapa yang luka yang jelas kami siap membantu tetapi kemarin laporan terakhir tidak mau dijahit, ya sudah. Pokoke aku sing tanggung jawab (pokoknya saya yang tanggung jawab)," tegasnya.



Simak Video "Buntut Ricuh Suporter di Sleman, Polisi Tetapkan 5 Tersangka"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/rih)