Mobil Mercy Dirusak di Bantul, Ini Peran 3 Tersangkanya

Pradito Rida Pertana - detikJateng
Sabtu, 29 Jan 2022 14:47 WIB
Polisi merilis pelaku perusakan mobil Mercy di Bantul.
Kapolres Bantul merilis tiga tersangka perusakan Mercy. Foto: Pradito Rida Pertana/detikJateng
Bantul -

Tiga orang telah ditangkap dan ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan perusakan dan pengeroyokan terhadap pengemudi Mercy di Bantul. Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengungkap peran ketiga tersangka itu.

Tersangka pertama adalah ATW (22) warga Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. ATW adalah korban yang diserempet oleh MGW, pengemudi mobil Mercy, saat melarikan diri dari Jalan Bantul.

"Peran dia naik di atas kap mobil, memukul kap mobil sekali dan menendang dari atas kap mobil 2 kali dan mengenai korban. Selain itu juga memukul sekali di bagian kepala belakang korban. Dia melakukan itu karena emosi jadi korban tabrak lari dan melampiaskannya terhadap korban," ucapnya kepada wartawan di Polres Bantul, Sabtu (29/1/2022).

Tersangka kedua adalah MDK (21), warga Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman. Sama dengan ATW, MDK melakukan perusakan terhadap mobil MGW karena menjadi korban tabrak lari MGW.

"Untuk dia ini ikut memukul pada kaca samping kanan mobil 8 kali dengan tangan kosong sampai pecah. Terus menendang pintu belakang 2 kali dan melempar batu ke kaca kanan mobil. Termasuk naik ke atas motor dan menendang bagasi mobil, dan naik ke atas bagasi dan menginjak-injak bagasi 5 kali," ujarnya.

Sedangkan tersangka ketiga adalah CP (25) warga Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Bantul, yang ikut memukul bagasi mobil MGW menggunakan pelat nomor mobil. Namun, CP melakukan hal itu bukan karena menjadi korban laka lantas MGW, melainkan hanya termakan provokasi.

"Yang ini (CP) ikut memukul pelat nomor mobil dari pengemudi yang sempat lepas dan memukulkan ke kaca bagian belakang hingga pecah. Hanya saja CP ini bukan korban tabrak lari hanya ikut terprovokasi teriakan maling-maling itu," ucapnya.

Penangkapan dilakukan setelah mendapatkan informasi peristiwa tersebut. Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil meringkus beberapa pelaku perusakan dan pengeroyokan.

"Jadi dari malam Jumat lidik dan tadi malam sekitar jam 11 tim kami dibackup Polda DIY melakukan penangkapan terhadap 3 orang pelaku pengeroyokan dan perusakan di Tamantirto. Dan ini akan terus berkembang, karena terindikasi ada 6 orang lebih pelaku," katanya.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka disangkakan Pasal 170 KUHP tentang melakukan perusakan terhadap barang maupun orang. "Untuk ancamannya 5 tahun 6 bulan penjara," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, video perusakan mobil sedan berjenis Mercy tipe e-260 warna hitam di pinggir jalan daerah Kapanewon Kasihan, Bantul viral. Pemicu perusakan itu gegara pengemudi sedang itu sempat terlibat cekcok di warung makan ayam dan justru tancap gas hingga menyerempet pengendara motor dan akhirnya dikejar massa.



Simak Video "Warga Setuju Buka Blokade TPST Piyungan, Sampah Mulai Diangkut"
[Gambas:Video 20detik]
(bai/dil)