Kasus COVID-19 di DIY Hari Ini Melonjak, Terbanyak dari Sleman

Heri Susanto - detikJateng
Jumat, 28 Jan 2022 21:04 WIB
Proses penataan kawasan Tugu Pal Putih, Yogyakarta, telah rampung dilakukan. Kawasan itu kini kian setelah bebas dari kabel melintang. Berikut potretnya.
Ilustrasi Yogyakarta. (Foto: Pius Erlangga/detikJateng)
Jogja -

Temuan kasus baru COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta pada hari ini melonjak. Dalam sehari, ditemukan 69 warga di daerah tersebut positif COVID-19.

Jumlah temuan tersebut melonjak cukup tinggi dibanding sehari sebelumnya. Pada Kamis (27/1) hanya ada temuan 25 kasus baru COVID-19 di DIY.

Kepala Bagian Humas Pemda DIY Ditya Nanaryo Aji menjelaskan penambahan itu disumbang dari semua kota dan kabupaten di DIY. Sumbangan paling banyak dari Kabupaten Sleman.

"Penambahan kasus terkonfirmasi COVID-19 di DIY sebanyak 69 kasus. Yang terdiri berdasarkan domisili, Kota Yogyakarta 12 kasus, Kabupaten Bantul 17 kasus, Kabupaten Kulon Progo 2 kasus, Kabupaten Gunungkidul 1 kasus, dan Kabupaten Sleman 37 kasus," kata Ditya, melalui keterangan tertulis, Jumat (28/1/2022).

Ditya menjelaskan, selain terjadi lonjakan kasus, rata-rata kasus positif harian juga meningkat. Dari hari Kamis (27/1) 0,37 kasus, Jumat (28/1) meningkat menjadi 0,90 kasus.

"POS rate harian Jumat 0,90 kasus, meningkat dari Kamis 0,37 kasus," imbuhnya.

Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan lonjakan itu terjadi seiring dengan temuan probable Omicron.

"Kecenderungan dari biasanya 2,3,5, 10. Terus 12, terus 25," jelasnya.

Sultan menambahkan, langkah antisipasi memang harus dilakukan meski sulit dilakukan. Seperti saat merebak virus varian Delta lalu, lonjakan terjadi tanpa adanya klaster.

"Tolong diantisipasi. Itu naik apa turun. Kalau tidak ada klaster, (penyebaran Omicron) berarti pasti naik," katanya.

Sultan menambahkan, pihaknya saat ini juga mengejar laboratorium untuk segera bisa memastikan hasil Whole Genome Sequencing (WGS).

"Saya juga minta secepat mungkin (hasil WGS). Soalnya kami kan butuh kejelasan," tegasnya.



Simak Video "Rekap Sepekan Covid-19 RI: Sudah Mulai di Bawah 1.000 Kasus/Hari"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/sip)