Minat Masyarakat Rendah, Vaksin Booster di Kulon Progo Baru 3 Persen

Jalu Rahman Dewantara - detikJateng
Jumat, 28 Jan 2022 14:21 WIB
Ilustrasi vaksin Moderna
Ilustrasi vaksin (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Kulon Progo -

Pemberian vaksin COVID-19 dosis ke-3 atau booster di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) baru mencapai 3 persen dari total target sasaran. Rendahnya minat masyarakat ditengarai menjadi penyebabnya.

"Sampai hari ini yang sudah dapat dosis ke-3 atau booster itu 7.883 masyarakat, atau baru 3 persen dari total sasaran kita 378.177. Dari pemantauan kami penyebab masih rendah salah satunya karena minat masyarakat minim," ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinkes Kulon Progo, Rina Nuryati, saat dihubungi wartawan Jumat (28/1/2022).

Rina mengatakan rendahnya minat masyarakat itu berkaitan dengan belum diwajibkannya vaksin booster. Walhasil, masih banyak masyarakat yang memilih menunggu.

"Belum ada kewajiban (vaksin booster) jadi mereka santai-santai," ucapnya.

Di samping persoalan minat, faktor lain yang membuat capaian vaksin booster di Kulon Progo rendah yaitu terkait dengan persyaratan. Sejauh ini kata Rina masih banyak masyarakat yang belum bisa divaksin karena jarak penyuntikan vaksin dosis kedua dengan ketiga belum memenuhi persyaratan minimal enam bulan.

"Artinya ini hanya nunggu waktu saja, nanti kalau sudah banyak yang memenuhi syarat minimal durasi waktu vaksin, maka kemungkinan besar capaian vaksin booster kita bisa meningkat," ucapnya.

Kulon Progo sendiri mulai mencanangkan vaksin booster sejak 13 Desember 2021 lalu. Sasarannya tak hanya terfokus pada kalangan lansia, melainkan umum yaitu usia 18 tahun ke atas dengan syarat sudah mendapat vaksin dosis kedua minimal 6 bulan sebelumnya.

Vaksinasi booster ini dilaksanakan di 25 fasyankes. Meliputi 2 RSUD yakni RSUD Wates dan RSUD Nyi Ageng Serang (NAS) Sentolo, 2 klinik yaitu Klinik Kartika 0731 Kodim Kulon Progo dan Klinik Bhayangkara, serta 21 puskesmas yang tersebar di 12 kapanewon.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati mengatakan berdasarkan pendataan, ada sekitar 25.000 dari total target sasaran vaksinasi di Kulon Progo, yakni sebanyak 378.177, masuk dalam kriteria penerima vaksin booster. Adapun mayoritas potensi penerima vaksin booster itu adalah petugas pelayanan publik, disusul masyarakat umum.

"Dari data kami ada 25.000 potensi penerima vaksin booster. Mereka ini sudah berusia di atas 18 tahun dan sudah dapat dosis 2 vaksin 6 bulan sebelumnya," ucapnya.

Bagi masyarakat yang merasa sudah sesuai syarat dipersilakan untuk ikut program ini. Adapun dokumen yang dibawa adalah kartu vaksin untuk mengecek kapan terakhir kali disuntik dosis kedua dan mengetahui jenis vaksin yang didapat.

"Untuk dosis ketiga ini kita gunakan AstraZeneca, karena mayoritas di Kulon Progo sebelumnya dapat Sinovac pada dosis 1 dan 2 kemarin. Untuk jenis lain seperti Pfizer sudah ada tapi di RS Sardjito UGM," ucapnya.



Simak Video " Terungkap! Penyebab Kematian Pria di Kulon Progo Dianiaya Selingkuhan Istri"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/aku)