Sederet Langkah Jogja Hadapi Gelombang Omicron

Heri Susanto - detikJateng
Jumat, 28 Jan 2022 09:13 WIB
Omicron Variant on test tube - New Variant of Covid 19
Ilustrasi Omicron. Foto: Getty Images/iStockphoto/DMEPhotography
Jogja -

Daerah Istimewa Yogyakarta waspadai Omicron. Dari temuan 4 kasus probable Omicron pada beberapa hari lalu, kini jumlahnya telah melonjak hingga 17 kasus probable Omicron.

"Ada penambahan 13 total 17. Dari beberapa lab. Ada Sleman, ada Kulonprogo. Kita kan punya pengalaman dari puluhan jadi ratusan, ribuan, dalam waktu yang hanya satu dua minggu," kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji saat diwawancarai di kantornya, Kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, Kamis (27/1/2022).

Sebenarnya, temuan ini baru sebatas indikasi, masih perlu pengujian lagi. Pelacakan kasus probable Omicron di DIY menggunakan pemeriksaan pemeriksaan S-gene Target Failure (SGTF).

Cara ini merupakan deteksi dini. Hasilnya masih harus diuji ulang menggunakan whole genome sequencing (WGS).Meski demikian, tentu saja keberadaan belasan kasus probable Omicron tidak bisa disepelekan.

Aji mengungkapkan, pihaknya kini mewaspadai betul lonjakan kasus. Sebab, belajar dari ledakan COVID-19 varian delta, lonjakan kasus bisa seperti deret ukur atau deret hitung.

"Kalau sudah 3 kemungkinannya 9, terus 27 dan seterusnya," katanya.

Waspadai PTM

Atas tambahan kasus probable Omicron, kata Aji, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mendapatkan perhatian khusus. Pemda tak mau proses PTM yang saat ini sudah dinikmati siswa harus kembali Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

"Terutama yang harus kita waspadai kerumunan-kerumunan, seperti PTM. Jangan sampai anak-anak (siswa PTM) jadi sarana penularan Omicron," katanya.

Ketersediaan obat

Untuk antisipasi lonjakan, Aji menyebutkan, persediaan obat menjadi perhatian. Sebab, dari 17 kasus probable Omicron tersebut, mayoritas tidak bergejala atau OTG.

"Kami pastikan persediaan obat karena tidak bergejala," katanya.

Isolasi Terpusat

Meski demikian, penambahan tempat tidur untuk fasilitas isolasi terpusat (isoter) dan perawatan di rumah sakit, kata Aji, juga tetap disiapkan. Jumat (28/1) ini, sesuai rencana Pemda DIY akan memantau kesiapan isoter kabupaten dan kota.

"Besok khusus BPBD, akan kami kumpulkan untuk menyiapkan kembali isoter," jelasnya.



Simak Video "WHO Ingatkan Pandemi Covid-19 Belum Usai: Kasus Naik di 50 Negara"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/ahr)