PDIP DIY Larang Atribut Gambar Capres Masuk Kantor Partai

Heri Susanto - detikJateng
Jumat, 21 Jan 2022 20:32 WIB
PDIP akan menggelar Rakornas untuk menyambut HUT ke-46 pada Kamis (10/1/2019) mendatang. Ratusan bendera PDIP merahkan jalanan Jakarta.
Ilustrasi PDIP. Foto: Rifkianto Nugroho
Yogyakarta -

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Daerah Istimewa Yogyakarta melarang kadernya memasang atribut calon presiden (capres) dalam lingkungan kantor partai. Mereka mengambil sikap untuk tetap tegak lurus dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang belum memutuskan capres PDIP.

"Sebab sampai saat ini Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri) belum menetapkan dan mengumumkan siapa calon presiden, maka kantor partai harus steril dari berbagai atribut," kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIY Totok Hedi Santosa saat jumpa pers Festival Gamelan Dalam Rangka HUT ke-49 PDIP, Jumat (21/1/2022)

Totok menjelaskan, semua kader PDI Perjuangan DIY harus patuh dengan regulasi partai. Dia menegaskan pencapresan menjadi kewenangan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Dalam AD/ART partai sudah jelas, soal pencapresan hak prerogatif ketua umum, dan sampai saat ini belum ada sikap resmi ketua umum soal itu. Silakan saja di luar saling dukung-mendukung, tapi secara institusi harus tunduk ketua umum dan menjaga kantor steril," kata dia.


"PDIP DIY sama sekali tidak tertarik untuk membahas pencapresan saat ini. Contohnya saat HUT ke-49 PDI Perjuangan, kami pilih menyelenggarakan festival gamelan mulai 23 Januari sampai 29 Mei 2022 yang dipusatkan di Kantor DPD PDI DIY, jadi tak ada deklarasi-deklarasi (capres 2024) tapi jalan budaya," kata Totok menambahkan.

Hingga kini, partai berlambang banteng bermoncong putih itu memang belum memutuskan calon yang akan diusung dalam Pilpres 2024. Meski demikian deklarasi dukungan terhadap tokoh partai dari PDIP untuk maju dalam pilpres beberapa kali digelar di beberapa daerah, terutama dukungan terhadap Puan Maharani dan Ganjar Pranowo.

Keduanya juga masuk dalam survei di sejumlah lembaga yang menghitung tingkat elektabilitas tokoh potensial dalam pilpres. Meski demikian, hingga kini keduanya juga belum menyatakan diri akan maju dalam Pilpres 2024.



Simak Video "PKS Bicara Peluang Calonkan Militer di Pilpres 2024"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/ams)