Bikin KTP dan KK di Batang Bisa dari Rumah Saja, Begini Caranya

Robby Bernardi - detikJateng
Senin, 24 Jan 2022 15:00 WIB
Peluncuran apikasi kependudukan di Kabupaten Batang
Peluncuran apikasi kependudukan di Kabupaten Batang. (Foto: dok Humas Kabupaten Batang)
Batang -

Warga di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, kini tidak perlu repot-repot keluar rumah untuk mengurus KTP, KK, Akta Kelahiran, Akta Kematian dan surat kependudukan yang lain. Ada aplikasi yang bisa membantu proses pengurusan surat-surat itu dari rumah.

Belum lama ini Pemkab Batang telah meluncurkan inovasi di bidang kependudukan melalui tiga aplikasi, yaitu Si Roban, Pelanduk Capil Perkasa Online dan COD Pintar.

Si Roban merupakan singkatan dari Aplikasi rekam kependudukan berbasis Android. Aplikasi ini bisa diunduh melalui PlayStore.

"Masyarakat bisa melakukan permohonan data dari mana pun dan kapanpun termasuk di rumah," kata Bupati Batang, Wihadi, kepada wartawan Senin (24/1/2022).

Sedangkan, inovasi Pelanduk Capil Perkasa Online singkatan dari Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil melalui piranti kelurahan dan desa secara online.

"Bagi masyarakat yang tidak bisa memanfaatkan aplikasi melalui smartphone, bisa kok memanfaatkan program yang ini, yang ada di desa dan kelurahan, jadi tidak perlu jauh-jauh ke kantor," ungkapnya.

Lantas aplikasi COD Pintar apa? Seperti namanya, COD, merupakan Cash On Delivery Pintar singkatan COD pemohon meminta kemudian diantar untuk pengiriman dokumentasi administrasi kependudukan melalui jasa pengiriman.

"Jasa pengiriman tersebut bekerja sama dengan Perumda, dengan biaya antar, jauh maupun dekat sama, yakni Rp 5 ribu," katanya.

Dengan inovasi tersebut, dia berharap masyarakat bisa semakin mudah dalam mengakses layanan administrasi kependudukan. Apalagi saat ini masih di tengah pandemi Corona.

"Inovasi ini sudah ditunggu lama oleh publik. Alhamdulillah, hari ini sudah bisa terlaksana," kata Wihaji.

Inovasi tersebut akan mengubah sistem manual dengan digital yang bisa dimanfaatkan warga Batang, kapan pun dan di manapun dengan waktu yang cepat.

"Saat ini, bisa dilakukan dengan cepat. Sekarang eranya digital. Hak dasar warga negara itu seperti KTP, kartu keluarga (KK), akta kelahiran, akta kematian, surat pindah dan lainnya, harus didapat warga," kata Wihaji.

Wihaji menyebut untuk membuat KTP, misalnya, data bisa diunggah dari rumah, sementara perekaman (foto) di kantor kecamatan dengan toleransi penyelesaian tiga hari jadi.

"Tiga inovasi layanan ini jangan sampai berbelit-belit dan menyusahkan warga juga. Harus efektif, efisien dan sederhana. Kita juga akan evaluasi inovasi ini, " pungkas Wihaji.



Simak Video "Anggota DPRD Bekasi Laporkan Pria yang Diduga Punya 4 KTP"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/sip)