Napi Lapas Nirbaya Nusakambangan Kabur

Napi Lapas Nirbaya Nusakambangan Kabur

Anang Firmansyah - detikJateng
Selasa, 10 Mar 2026 14:04 WIB
Seorang narapidana Lapas Nirbaya kabur dari Nusakambangan menggunakan perahu nelayan.
Foto: Ilustrasi napi/tahanan kabur (Andhika-detik)
Cilacap -

Seorang narapidana (napi) dikabarkan kabur dari kawasan Pulau Nusakambangan. Napi itu sempat berhasil kabur ke wilayah Kelurahan Kutawaru, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap.

Wari, warga RT 05 RW 02 Kelurahan Kutawaru, mengatakan peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, pada Senin (9/3). Napi itu menyeberang dari Nusakambangan menuju wilayah Dusun Ciperet, Kelurahan Kutawaru, melalui jalur laut menggunakan perahu nelayan.

"Sekitar jam 19.30 WIB, waktu warga sedang tarawih," kata Wari saat dihubungi detikJateng, Selasa (10/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wari menuturkan, pergerakan napi itu diketahui oleh para nelayan. Kemudian warga bersama nelayan memantau dan ada pula yang langsung menghubungi polisi di Cilacap.

"Setelah turun di jembatan dermaga di Ciperet, dia langsung lari lewat pematang sawah," kata Wari.

ADVERTISEMENT

"Akhirnya dia muncul ke jalan raya, terus masuk ke pekarangan warga lagi. Di situ dikepung lagi sampai akhirnya tertangkap di belakang rumah warga sekitar pukul 20.15 WIB," ungkap Wari.

Dari informasi yang diterima warga, napi tersebut diketahui berasal dari Solo. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai identitas maupun kronologi lengkap pelarian tersebut.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Cilacap Ipda Galih Soecahyo membenarkan adanya napi yang kabur dari pulau penjara Nusakambangan.

"Awalnya warga sudah dengar ada napi kabur. Kemudian warga melihat orang mencurigakan yang kebetulan masih memakai baju napi. Lalu diamankan dan ditanya, ternyata benar napi yang melarikan diri," kata Galih.

"Setelah itu polisi bersama petugas lapas mengawal yang bersangkutan ke Sodong karena diketahui napi tersebut kabur dari Lapas Nirbaya," pungkas Galih.

Halaman 2 dari 2
(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads