Naik Private Jet, Brigjen Hendra Bawa 3 Pesan dari Sambo ke Keluarga Yoshua

Nasional

Naik Private Jet, Brigjen Hendra Bawa 3 Pesan dari Sambo ke Keluarga Yoshua

Tim detikX - detikJateng
Senin, 26 Sep 2022 18:10 WIB
Brigjen Hendra Kurniawan dan istri, Seali Syah.
Foto: Brigjen Hendra Kurniawan dan istri, Seali Syah. (Foto: dok. Mrs. Seali HK)
Solo -

Brigjen Hendra Kurniawan berangkat ke Jambi naik private jet atas perintah Irjen Ferdy Sambo pada 11 Juli 2022. Hendra berangkat dengan membawa tiga pesan dari Ferdy Sambo untuk keluarga Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat.

Dikutip dari detikX, Senin (26/9/2022), Brigjen Hendra mengaku terbang ke Jambi atas perintah mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Hal ini tertera dalam salinan berita acara pemeriksaan (BAP) Brigjen Hendra yang didapatkan oleh detikX.

"Saat itu, yang berangkat ke Jambi yaitu saya, Kombes Pol Susanto, Kombes Pol Agus Nurpatria, AKP Rifaizal Samual, Bripda Fernanda, Briptu Sigit, Briptu Putu, dan Bripda Mika," kata Hendra dalam keterangannya kepada penyidik.


Sore itu, Sabtu, 10 Juli 2022, sekitar pukul 17.30 WIB, Hendra diminta datang ke rumah Sambo di Jalan Saguling III Nomor 5, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Dari pertemuan itu Brigjen Hendra mendapat perintah dari Irjen Ferdy Sambo untuk terbang ke Jambi menemui keluarga Brigadir Yoshua.

Saat itu, Sambo menyampaikan ada beberapa permintaan keluarga Yoshua yang butuh penjelasan dari polisi. Pertama, soal kronologi tewasnya Yoshua, lalu alasan kenapa Yoshua tidak dimakamkan secara kedinasan. Selanjutnya yang terakhir yakni permintaan agar adik Yoshua, Bripda Reza Hutabarat, segera dimutasikan ke Polda Jambi.

Hendra langsung menghubungi Agus Nurpatria. Agus diminta menghubungi beberapa kolega lainnya untuk ikut terbang ke Jambi.

Delapan orang, termasuk Hendra dan Agus, berkumpul di kantor Divisi Propam Polri pada keesokan paginya. Sebelum terbang, Sambo memanggil Hendra, Susanto, Agus, dan Rifaizal untuk menemuinya di ruangan Kadiv Propam.

Dalam kesempatan itu, Ferdy Sambo kembali menerangkan maksudnya memerintahkan mereka terbang ke Jambi.

"Kemudian, sekitar pukul 13.30 WIB, saya berangkat sama-sama menggunakan satu mobil, yaitu saya, KBP Agus Nurpatria, Briptu Putu, dan Briptu Mika, menuju Terminal 1B (Bandara Soekarno-Hatta)," terang Hendra.

"Sampai di bandara, kami langsung menuju ke pesawat private jet," tambah Hendra.

Hendra dan rombongan mendarat di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi, sekitar pukul 16.30 WIB. Setiba di bandara, mereka langsung menuju Hotel BW Luxury di Jalan Soekarno-Hatta, Pasir Putih, Jambi Selatan.

Di sana, mereka menunggu kabar dari anggota Polda Jambi yang sudah berada di rumah Yoshua. Sebab, hari itu, keluarga Yoshua masih melaksanakan pemakaman jenazah Yoshua tanpa upacara kedinasan dan misa penghiburan setelah pemakaman.

Hendra dan rombongan bergegas berangkat dan tiba di rumah Yoshua pada sekitar pukul 19.00 WIB. Di situ, Hendra dan anggota lainnya sempat disebut mengintimidasi keluarga Yoshua untuk tidak merekam kedatangan mereka.

Simak lebih lengkap di halaman berikutnya...