Nasional

Soal Kemungkinan Ada 3 Penembak Yoshua, Begini Penjelasan Komnas HAM

Tim detikNews - detikJateng
Minggu, 04 Sep 2022 16:04 WIB
Komnas HAM. Foto: Rolando/detikcom
Solo -

Komnas HAM menjelaskan, pernyataan soal dugaan penembak Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J berjumlah tiga orang itu harus dilihat sebagai satu kesatuan utuh. Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan penyidik harus memastikan siapa penembak Brigadir Yoshua yang sesungguhnya.

Menurut Taufan, hal itu penting untuk diketahui karena adanya perbedaan keterangan antara Bharada Richard Eliezer (Bharada E) dengan Irjen Ferdy Sambo.

"Poinnya adalah penyidik memastikan siapa penembak Yoshua? Antara FS dan Bharada E terjadi perbedaan keterangan," kata Taufan, Minggu (4/9/2022), dikutip dari detikNews.

"Bharada E bilang yang menembak adalah dirinya dan FS. Sebaliknya, FS mengatakan hanya Bharada E, dia hanya menyuruh menembak," imbuh Taufan.

Taufan menyatakan pengungkapan itu harus didukung dengan bukti-bukti yang kuat. "Jadi perlu dipastikan dengan bukti-bukti pendukung, siapa saja yang menembak Yoshua, satu orang kah, dua orang, atau mungkin saja tiga orang," ujar Taufan.

Hasil Uji Balistik

Sebelumnya, Komnas HAM menyebut besarnya lubang peluru dari hasil uji balistik dalam kasus ini memunculkan dugaan kemungkinan ada tiga orang yang menembak Brigadir Yoshua. Komnas HAM meminta Polri menyelidikinya.

"Kalau kita lihat dari besarnya lubang peluru yang ada dan juga hasil balistik yang telah kita lakukan, itu yang kemudian saya sebut bisa jadi tiga orang pelakunya (menembak Brigadir J)," kata Ahmad Taufan Damanik, Sabtu (3/9), dikutip dari detikNews.

Soal perbedaan keterangan Irjen Ferdy Sambo dan Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Taufan menyarankan penyidik perlu mencari bukti pendukung lainnya.

"Kaitan dengan tiga penembak, siapa yang penembak itu, pihak FS bilang itu cuma Bharada E. Tapi kalau kata Bharada E bukan cuma dia, maka bisa jadi saja ini tiga orang," ucapnya.

"Apa tidak mungkin misalnya penembaknya tiga orang? Poin utamanya adalah meminta penyidik mencari bukti-bukti pendukung yang kuat selain keterangan," tambahnya.

Peran 5 tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J di halaman selanjutnya...




(dil/sip)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork