Tim Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polresta Magelang beserta Tim DVI (Disaster Victim Identification) melakukan pengambilan sampel DNA terhadap keluarga Nur Hisyam (34), korban Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8. Pengambilan sampel dilakukan terhadap ibu maupun kakak kandungnya.
"Kami Tim Sidokkes Polresta Magelang beranggotakan Kasi dokkes, Paurdokpol, beserta tim DVI melaksanakan pengambilan sampel DNA," kata Kasi Dokkes Polresta Magelang, AKP Dwi Haryanto dalam pesannya kepada detikJateng, Minggu (20/9/2026).
Pengambilan sampel DNA tersebut, diambil dari salah satu keluarga yang beralamat di Grabag. Nantinya sampel DNA ini akan dikumpulkan ke DVI Biddokkes Polda Jateng.
"Keluarga yang bersangkutan telah selesai diambil sampel DNA. Nantinya sampel DNA akan dikirimkan ke DVI Biddokkes Polda Jateng untuk diperiksa lebih lanjut," ujarnya.
"Kami dalam pengambilan sampel DNA adalah mengumpulkan, mengamankan, dan memproses material biologis untuk kepentingan identifikasi forensik maupun penegakan hukum," tegasnya.
Dihubungi terpisah, Kepala Desa Kalikuto, Muh Faid mengaku sempat mendampingi petugas saat mengambil sampel DNA. Pengambilan sampel DNA itu dilakukan terhadap keluarga Nur Hisyam yang berada di Dusun Bongso, Desa Kalikuto, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.
"Tadi saya mendampingi habis mantenan sekitar jam 13.00 WIB. Nggih, ibunya sama kakaknya Nur Hisyam," kata Faid dalam pesannya kepada detikJateng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, pihaknya mengaku belum tahu kabar dari Nur Hisyam. Faid mengaku sempat menanyakannya ke polisi.
"Belum, belum (tahu kondisinya). Tadi, saya tanya Pak Polisi juga belum tahu, nanti nunggu kabar dari Basarnas," kata Faid.
"Kita menunggu info A1 dari Basarnas. Tadi sampel DNA yang diambil darahnya, ludahnya, terus buat berita acara," ujarnya.
Sebagai informasi, warga Magelang, Nur Hisyam (34), menjadi korban tenggelamnya kapal motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. Nur Hisyam merupakan kernet dari truk yang disopiri Akhmad Bukhori atau Mamad (31). Saat ini Mamad diketahui selamat dan masih berada di Banjarmasin.
Dilansir detikJatim, KM Virgo Transport 8 sempat melaporkan cuaca buruk pada Minggu dini hari pukul 02.00 Wita. Kemudian pukul 04.10 Wita tim General Manager PT Virgo melaporkan hal itu kepada Basarnas.
Kejadian itu dilaporkan ke Kantor SAR Banjarmasin untuk mendapatkan bantuan pencarian dan pertolongan. Kantor SAR Banjarmasin memberangkatkan 1 tim menuju Dermaga SAR Basirih pada pukul 04.30 Wita.
"Dilaporkan info awal operasi SAR kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 hilang kontak di Laut Jawa, Provinsi Kalimantan Selatan," jelas Kabasarnas Marsdya TNI Mohammad Syafii kepada wartawan seperti dilansir dari detikNews.
Saat itu posisi terakhir kapal diketahui berada di perairan Laut Jawa dengan jarak sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin. Titik koordinat Kapal Virgo hilang koordinat berada di 4°31'51.82"S 114° 2'6.88"E Heading 203.94°, atau jarak tempuh sekitar 80 nautical mile dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin.
