Misteri Sopir Pikap Ditemukan Berlumur Darah di Gang Sempit Wonosobo

Misteri Sopir Pikap Ditemukan Berlumur Darah di Gang Sempit Wonosobo

Tim detikJateng - detikJateng
Minggu, 20 Sep 2026 07:30 WIB
Tangkapan layar video warga mengevakuasi pikap nyasar di Wonosobo, Jumat (18/9/2026).
Tangkapan layar video warga mengevakuasi pikap nyasar di Wonosobo, Jumat (18/9/2026). Foto: Dok. Instagram @icw_net
Wonosobo -

Polisi masih mendalami soal sopir pikap yang ditemukan berlumur darah di gang sempit di permukiman wilayah Desa Mlipak, Wonosobo. Sopir disebut masih mengalami luka sehingga belum bisa diperiksa intensif.

"Saat hendak dimintai keterangan lebih lanjut, korban masih mengeluhkan kondisi pusing sehingga pemeriksaan belum dapat dilakukan secara menyeluruh. Pemeriksaan akan dilanjutkan setelah kondisi korban memungkinkan," kata Kasubsi Penmas Si Humas Polres Wonosobo Aiptu Nanang Wibowo dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Sabtu (19/9/2026).

Diketahui peristiwa ini sempat menggegerkan warga karena pikap ditemukan nyasar di gang pada Jumat (18/9). Dalam mobil itu, sopir ditemukan berlumur darah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Petugas kemudian melakukan penelusuran menuju lokasi melalui akses gang dan anak tangga di samping masjid hingga menemukan kendaraan tersebut," ujar dia.

ADVERTISEMENT

"Saat dilakukan pengecekan, petugas menemukan seorang laki-laki yang merupakan pengemudi kendaraan dalam kondisi mengalami luka dan berlumuran darah," imbuh Nanang.

Nanang mengungkapkan, sopir pikap itu mengaku sebelumnya dipukul oleh orang yang belum diketahui identitasnya.

"Korban kemudian melarikan diri menggunakan kendaraan tersebut hingga akhirnya masuk dan berhenti di lokasi lahan kosong. Petugas selanjutnya membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis," ungkapnya.

Namun pihaknya masih mendalami kasus ini karena sopir masih mengeluhkan sakit sehingga belum bisa diminta keterangan lebih lanjut. Polisi juga telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara serta mengamankan informasi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi.

"Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi," pungkasnya.



(afn/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads