Buntut Konvoi Bawa Sajam, 7 Anggota Geng di Banyumas Jadi Tersangka

Vandi Romadhon - detikJateng
Kamis, 18 Agu 2022 18:31 WIB
ILUSTRASI FOKUS (BUKAN BUAT INSERT) PENYERANGAN GENG MOTOR DI KEMANG (ILUSTRATOR: FUAD HASIM/DETIKCOM)
Ilustrasi (Foto: ilustrasi : Fuad Hasim/detikcom)
Banyumas -

Tujuh anggota geng yang sempat meresahkan masyarakat ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Banyumas. Sebelumnya 16 orang diamankan setelah mereka melakukan konvoi sambil mengacungkan senjata tajam.

"Pada hari Minggu (14/8) sekira pukul 03.00 WIB rombongan yang mengendarai sepeda motor sekitar 30 unit ini datang dari arah timur sambil mengacung-acungkan senjata tajam berupa celurit, parang, mandau di Purwokerto," kata Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edi Suranta Sitepu, Kamis (18/8/2022)

Menurutnya, kejadian bermula saat sekelompok pemuda yang tergabung dalam geng motor Warrior (WR) dan Waton Srawung (WS) asal Cilacap berkumpul di pinggir jalan di kawasan Cilacap Utara pada hari Sabtu (13/8). Mereka, kata Edi, mendapat kabar dari geng Aliansi Timur bahwa ada masalah dengan orang Purwokerto.


"Kemudian rombongan geng WR dan WS bertemu dengan kelompok Aliansi Timur di pertigaan Sampang lalu berangkat menuju Purwokerto mengendarai sepeda motor dengan membawa senjata tajam berupa celurit dan parang," ungkapnya

Selain konvoi, pihaknya menjelaskan mereka juga melakukan sejumlah aksi anarkis. Aksinya bahkan sempat membuat pengunjung sekitar Alun-alun ketakutan dan berlarian hingga mengalami luka.

"Sebagian dari kelompok tersebut ada yang berhenti menendang sepeda motor yang parkir di tepi Alun-alun, mengambil helm dan merusak jok salah satu sepeda motor milik pengunjung menggunakan senjata tajam," beber Edi.

"Hal tersebut mengakibatkan pengunjung dan pedagang yang ada di Alun alun ketakutan berlari menyelamatkan diri dan diantaranya saksi SG berlari sampai terjatuh dan mengalami luka di bagian rusuk," imbuhnya

Mendapati laporan itu, tim Sat Reskrim Polresta Banyumas melakukan penyelidikan dan identifikasi para pelaku. Setelah mendapatkan cukup informasi, tim bergerak ke Cilacap dan mengamankan 16 orang diduga pelaku berikut barang bukti.

"Setelah selesai dilaksanakan pemeriksaan, kemudian dilaksanakan gelar perkara dan ditetapkan 7 orang sebagai tersangka dengan rincian 3 orang dewasa dan 4 anak anak atau di bawah umur. Semua tersangka berjenis kelamin laki laki dan merupakan warga Kabupaten Cilacap," lanjutnya

Untuk barang bukti dari kejadian itu, pihaknya merinci yaitu empat buah celurit, dua buah parang, satu buah pisau mandau, dan satu unit Honda Vario Nopol R 2507 IT.

Selain itu ikut diamankan satu unit Honda Vario Nopol R 6039 LP dan satu unit Honda Beat Nopol R 4762 HP yang saat ini diamankan di Mapolresta Banyumas. Saat ini pihaknya juga masih melakukan pengejaran pada dua orang yang masih buron.

"Atas perbuatannya, ketujuh tersangka dikenakan Pasal 2 ayat (1) UU darurat No 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara," pungkasnya.



Simak Video "Tampang Pelaku Penyekapan-Pemerkosaan ABG SMP di Pati"
[Gambas:Video 20detik]
(apl/aku)