Pemuda Kaliwungu Kendal Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk-Bacok

Saktyo Dimas R - detikJateng
Minggu, 14 Agu 2022 15:21 WIB
Polisi menunjukkan tempat ditemukannya pemuda yang tergeletak penuh luka di Kendal, Minggu (14/8/2022).
Polisi menunjukkan tempat ditemukannya pemuda yang tergeletak penuh luka di Kendal, Minggu (14/8/2022). Foto: Saktyo Dimas R/detikJateng
Kendal -

Seorang pemuda ditemukan tergeletak dengan luka tusuk dan bacokan senjata tajam di bagian kepala dan punggung di pintu masuk kampung dusun Krajan Desa Plantaran Kecamatan Kaliwungu Selatan Kendal, Minggu(14/8).

Pemuda yang terluka parah itu sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun kemudian nyawanya tidak tertolong.

Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Agus Budi Yuwono, membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi saat ini tengah menyelidiki kasus dugaan penganiayaan itu.


"Memang benar tadi pagi ada kejadian penemuan seorang pemuda dengan kondisi luka parah yang diduga akibat senjata tajam," kata Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Agus Budi Yuwono saat dilokasi, Minggu(14/08).

Korban yang penuh dengan luka diduga akibat senjata tajam ini sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

"Korban sempat dilarikan ke rumah sakit Darul Istiqomah oleh temannya namun nyawanya tidak bisa diselamatkan," terangnya.

Polisi masih memeriksa saksi untuk mendalami motif dan modus dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia ini.

Saat ini polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti milik korban.

"Kami masih memeriksa sejumlah saksi dan mencari tahu motif penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Kami juga telah mengamankan barang bukti milik korban," tambahnya.

Korban diketahui bernama Bagus Prasetyo Widodo berusia 20 tahun warga Dukuh Jayengan Desa Plantaran kecamatan Kaliwungu Selatan.

Korban ditemukan tergeletak bersimbah darah dengan luka parah di kepala dan punggung yang diduga akibat sabetan senjata tajam.

Teman korban, Afdhol Latif menceritakan bahwa dirinya sempat menerima telepon dari teman-temannya menggunakan ponsel milik korban.

"Kemudian saya angkat dan mereka hanya bilang untuk segera menjemput Bagus di dekat Jembatan Kaliwaridin Dusun Krajan," kata Afdhol saat diperiksa petugas.

Setiba di tempat tersebut, kondisi di tempat itu sudah cukup ramai. Beberapa temannya juga sudah ada di tempat tersebut.

Mereka lantas membawa korban yang sedang sekarat ke rumah sakit. Sayangnya korban akhirnya meninggal dunia.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut untuk mengungkap motif penganiayaan ini.



Simak Video "Palaku Pembunuhan Sadis IRT di Palopo Ternyata Sang Suami"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/aku)