Nasional

Ada Pesan 'Jenderal' di Balik Pencabutan Kuasa Hukum Bharada E

Tim detikNews - detikJateng
Sabtu, 13 Agu 2022 20:59 WIB
Eks pengacara Bharada E, Deolipa Yumara (Silvia/detikcom)
Foto: Eks pengacara Bharada E, Deolipa Yumara (Silvia/detikcom)
Solo -

Teka-teki penyebab Bharada Eliezer atau Bharada E mencabut kuasanya terhadap Deolipa Yumara mulai terungkap. Deolipa membeberkan mengenai alasan yang menjadi penyebab dirinya 'diputus' di tengah jalan.

Kepada wartawan, Deolipa bercerita sempat dipanggil ke Bareskrim sebelum pencabutan kuasa sebagai kuasa hukum Bharada E. Ia juga menunjukkan bukti chat mengapa tim Deolipa dicabut sebagai kuasa hukum Bharada E.

"Di... Dua PH Bharada E itu ngomong terlalu banyak masuk ke materi dalam bicara ke media... kalau dia ga bisa manut cabut kuasanya !!," demikian chat dari 'jenderal' seperti yang ditunjukkan Deolipa kepada wartawan di Depok, Sabtu (13/08/2022) dikutip dari detikNews.


Seperti diberitakan sebelumnya, Bharada Eliezer mencabut kuasanya dari dua pengacaranya yakni Deolipa Yumara dan Muhamad Boerhanuddin.

Selanjutnya Bharada Eliezer menunjuk Ronny Talapessy sebagai kuasa hukum barunya.

"Saya ditunjuk langsung oleh Bharada E dan keluarganya," ujar Ronny Talapessy saat dihubungi detikcom, Jumat (12/8), dikutip dari detikNews.

Ronny mengaku mendapatkan kuasa dari Bharada E sejak 10 Agustus 2022. Ronny juga menunjukkan surat kuasa yang ditandatangani oleh Bharada Richard Eliezer kepada detikcom, namun ia meminta agar dokumen tersebut tidak dipublikasikan.

Ronny meminta kepada para pihak untuk tidak lagi membuat pernyataan mengatasnamakan Bharada E selain dari pihaknya selaku kuasa hukum yang sah. Ronny juga meminta seluruh pihak tidak membuat spekulasi-spekulasi terkait kasus penembakan di rumah Irjen Ferdy Sambo.

"Kami mohon agar pihak-pihak yang sudah ini tidak bicara spekulatif lagi, apalagi bicara materi penyidikan, karena ini bahan pembelaan kami di pengadilan," tuturnya.

Lebih lanjut, sebagai kuasa hukum Bharada Eliezer, Ronny mengatakan pihaknya kini fokus mendampingi kliennya dan memastikan agar hak-hak kliennya sebagai tersangka terpenuhi. Sebagai tim pembela, Ronny menyatakan akan memberikan pembelaan terhadap Bharada E agar mendapat keadilan yang seadil-adilnya.

"Kami akan kawal kasus Bharada E agar Bharada E mendapat keadilan yang seadil-adilnya. Bharada E adalah prajurit Polri yang berdedikasi, masih muda, dan lulusan terbaik Tamtama Brimob di angkatannya," tuturnya.

Ronny menambahkan pihaknya menghargai kinerja penyidik yang bekerja cepat dan profesional dalam menangani perkara ini.

"Penyidik Timsus sudah bekerja cepat dan profesional," ucapnya.



Simak Video "Sempat Tertunda, Sidang Gugatan Rp 15 M Deolipa ke Bharada E Digelar"
[Gambas:Video 20detik]
(apl/dil)