Warga Jepara Tewas Dibacok, Petugas Gabungan Gelar Patroli Skala Besar

Dian Utoro Aji - detikJateng
Selasa, 17 Mei 2022 08:37 WIB
Polisi melakukan patroli di wilayah Kecamatan Nalumsari, Senin (16/5/2022) malam.
Polisi melakukan patroli di wilayah Kecamatan Nalumsari, Jepara, Senin (16/5/2022) malam. Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng
Jepara -

Polres Jepara melaksanakan patroli besar di Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Senin (16/5) malam. Patroli tersebut untuk menjaga keamanan berkaitan dengan peristiwa penganiayaan yang menewaskan seorang pria berinisial AR (30) seusai menonton pentas dangdut di wilayah Kabupaten Kudus pada Minggu (15/5) lalu.

Polisi melakukan patroli di wilayah Desa Muryolobo dan Ngetuk, Nalumsari, Senin (16/5) malam. Selain berkeliling di dua desa tersebut, Kapolres Jepara beserta rombongannya juga singgah ke Balai Desa Muryolobo untuk menemui warga setempat.

Pantauan detikJateng di lokasi, ratusan warga memadati Balai Desa Muryolobo. Mereka menuntut polisi mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AR dan menjatuhkan hukuman berat kepada pelakunya. Polisi berdialog dengan warga dari pukul 22.00 WIB hingga 23.30 WIB. Setelah itu warga membubarkan diri.

"Kami dengan Pak Dandim dan Pemkab Jepara melakukan patroli skala besar untuk menjaga kondusifitas dampak dari kejadian kemarin ya. Kita lakukan patroli, benar-benar menjamin kondusifitas dan keamanan di Desa Muryolobo dan Desa Ngetuk," kata Kapolres Jepara AKBP Warsono di lokasi, Senin (17/5/2022).

Warsono mengatakan, pihaknya menerjunkan sejumlah personel untuk berjaga di wilayah perbatasan Desa Muryolobo dan Ngetuk. "Kita memploting personel gabungan di sini, baik TNI dan Polri di wilayah perbatasan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Kita melakukan kegiatan siaga," terang Warsono.

Warsono juga memohon dukungan dari pemerintah desa dan tokoh masyarakat untuk menjaga warganya agar tidak melakukan balasan atau aksi lain yang dapat menimbulkan permasalahan yang baru.

"Kita berharap agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan tidak mudah percaya hoaks. Intinya, bisa mengendalikan diri. Serahkan kepada kita untuk menindaklanjuti kejadian ini. Kami mohon dukungan doa dan informasi berkaitan dengan kejadian ini," pungkas Warsono.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria berinisial AR (30) warga Desa Muryolobo, Nalumsari, Jepara, tewas diduga dianiaya sekelompok pemuda seusai menonton pentas dangdut di wilayah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Minggu (15/5). AR tewas akibat senjata tajam.

"Telah terjadi perkelahian sejumlah pemuda Desa Ngetuk dan Muryolobo, Kecamatan Nalumsari, diduga gara-gara persoalan sepele usai pentas musik," jelas Kapolres Jepara AKBP Warsono dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Senin (16/5) lalu.



Simak Video "2 Perwira Polisi yang Terlibat Pengeroyokan di Holywings Jogja Terancam Dipecat "
[Gambas:Video 20detik]
(dil/sip)