Hajar Wanita Teman Kencan Pakai Ulekan, Koki di Semarang Dibekuk

Angling Adhitya Purbaya - detikJateng
Jumat, 13 Mei 2022 08:40 WIB
Ilustrasi pengeroyokan, ilustrasi penganiayaan, audrey
Ilustrasi. (Foto:Fuad Hashim)
Semarang -

Seorang pria yang berprofesi sebagai juru masak di Semarang, diamankan polisi usai menganiaya wanita teman kencannya menggunakan ulekan atau munthu. Korban pun harus mendapatkan 25 jahitan di kepala karena perbuatan pelaku.

Peristiwa terjadi hari Rabu (11/5) lalu sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu pelaku, Boy Anantyasari (21) bertemu dengan korban, perempuan 39 tahun berinisial SP di dekat Stasiun Poncol. Mereka sepakat berkencan di hotel dengan tarif Rp 300 ribu.

"Terjadi kesepakatan untuk menggunakan jasa dan transaksi prostitusi," kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar lewat pesan WhatsApp, Kamis (12/5/2022) malam.

Saat di kamar hotel itulah, pelaku tiba-tiba mengambil ulekan yang dibawa di tas dan membenturkannya ke kepala korban berkali-kali. "Pelaku mengambil ulekan batu atau munthu warna hitam dan langsung dipukulkan ke arah korban bertubi tubi sebanyak kurang lebih 9 kali pukulan," jelasnya.

Korban yang saat itu tidak berbusana berusaha melarikan diri dengan kepala penuh luka. Di lobi hotel korban bertemu resepsionis dan kemudian dibantu dibawa ke rumah sakit.

"Dengan kondisi luka selanjutnya korban tanpa busana menyelamatkan diri ke bagian resepsionis dan bertemu saksi 1 dan saksi 2, kemudian saksi 1 mengantarkan ke rumah sakit untuk berobat, sedangkan pelaku menyerahkan diri ke pos sekuriti sekitar dan diamankan oleh saksi 2," jelasnya.

Pelaku kemudian diamankan oleh anggota Reskrim Polrestabes Semarang dan Polsek Semarang Tengah. Sedangkan korban mendapatkan perawatan medis.

"Korban mengalami luka robek di bagian kepala dan dijahit sebanyak 25 jahitan," katanya.

Dalam aksi kekerasan tersebut ternyata pelaku berniat mengambil barang milik korban. Sehingga aksi pelaku dijerat dengan percobaan pencurian disertai kekerasan.

Sedangkan ulekan yang dibawa adalah salah satu alat tempatnya bekerja sebagai juru masak di sebuah warung. "Tidak pidana percobaan pencurian dengan kekerasan atau penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 KUHP juncto pasal 53 KUHP atau pasal 351 KUHP," tegas Irwan.



Simak Video "Viral Video Pengeroyokan di Semarang, 6 Pelaku Diamankan Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/mbr)