Guru Bejat Perkosa 7 Murid di Purbalingga Koleksi 4.000 Video Porno!

Vandi Romadhon - detikJateng
Rabu, 09 Mar 2022 10:23 WIB
searing perempuan korban perkosaan
Ilustrasi perkosaan. Foto: Edi Wahyono
Purbalingga -

Tim penyidik Polres Purbalingga saat ini terus memeriksa AS (32) seorang guru sekolah negeri yang diduga memperkosa 7 muridnya. Sejumlah barang bukti kini telah disita.

Salah satu yang telah disita adalah laptop milik pelaku. Polisi menemukan konten pornografi dalam perangkat itu.

Temuan itu berupa ribuan film dewasa dalam versi kartun. Jumlahnya tidak main-main, sekitar 4 ribu film.


"Tersangka menyimpan koleksi lebih dari 4 ribu video kartun dewasa yang diperlihatkan kepada korban sebelum beraksi. Kami juga telah mengkonfirmasi kepada para korban yang sebagian saat ini telah lulus sekolah," kata Kapolres Purbalingga AKBP Era Jhony Kurniawan di Kantornya, Rabu (9/3/2022).

Tersangka ternyata juga merekam aksi perkosaan terhadap para muridnya itu. Video rekaman itu digunakan sebagai senjata ancaman agar korban bersedia kembali memenuhi nafsu pelaku.

Ironisnya, pelaku merekam aksinya itu menggunakan laptop yang merupakan barang inventaris sekolah. Aksi perkosaan itu juga dilakukan di salah satu ruangan di sekolah tempatnya bekerja.

Sebelumnya, seorang guru di sebuah sekolah negeri di Purbalingga, AS (32) dicokok polisi lantaran diduga melakukan perkosaan terhadap 7 muridnya. Ironisnya, perbuatan bejat itu dilakukan di kompleks sekolah.

"Berdasarkan laporan masyarakat kami mengamankan saudara AS (32) oknum guru di salah satu sekolah di Karangmoncol, Purbalingga yang melakukan asusila terhadap 7 orang murid yang masih di bawah umur, tersangka diamankan pada Jumat (2/3)" kata Kapolres Purbalingga AKBP Era Jhony Kurniawan di kantornya, Rabu (9/3/2022).

Menurutnya, perbuatan itu dilakukan terhadap para korban pada kurun 2013-2021. Para korban umumnya sempat bungkam lantaran takut dengan ancaman tersangka.

"Para korban saat kejadian rata-rata berumur 14 tahun, AS dalam melancarkan aksinya mengancam para murid dengan memaksa dan mengancam akan memberikan nilai jelek jika tidak menuruti kemauannya, hal itulah yang membuat korban bungkam" jelasnya.



Simak Video "Ruko di Purbalingga Kebakaran, Ibu dan Anak Tewas Terpanggang"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/mbr)