Penganiaya Pemuda hingga Tewas Bersimbah Darah di Salatiga Ditangkap!

Wahyu Turi Krisanti - detikJateng
Senin, 24 Jan 2022 20:20 WIB
Ilustrasi jenazah
Ilustrasi jenazah. (Foto: Thinkstock)
Salatiga -

Polres Salatiga menangkap pelaku penganiayaan yang menewaskan Taufiq Restu Aji (21). Pelaku bernama Mahesa Gus Anang Arifin (21) ditangkap di rumahnya, Kabupaten Semarang, Jumat (21/1) pagi.

"Mahesa Gus Anang Arifin alias Anang (pelaku), selanjutnya dibawa ke kantor Satreskrim Polres Salatiga untuk dilaksanakan penyidikan lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya yang melakukan penganiayaan yang menyebabkan orang meninggal dunia," kata Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana dalam jumpa pers di kantornya, Senin (24/1/22).

Indra mengatakan peristiwa itu berawal saat korban bersama temannya berinisial R menemui seseorang bernama I pada Jumat (21/1) sekitar pukul 00.45 WIB. Namun saat berada di lokasi, korban bertemu dengan perempuan berinisial IK. Saat itu korban cekcok dengan IK.


"Dan dilerai oleh saksi (R)," jelasnya.

Tak berselang lama datanglah I dan terjadi cekcok antara I dan IK. Beberapa waktu kemudian datang tiga orang dengan mengendarai sepeda motor matik. Seorang di antaranya mengaku sebagai kakak perempuan IK. Dia datang bersama dua orang laki-laki, yaitu Anang (tersangka) dan B.

"Sempat terjadi adu pukul antara korban dengan tersangka (Anang) akan tetapi saudara B berusaha melerai. R melihat korban tiba-tiba terjatuh dan bersimbah darah yang diduga ditusuk dengan menggunakan sebilah pisau mengenai dada sebelah kiri ," paparnya.

Setelah itu IK bersama perempuan yang mengaku kakaknya, bersama B dan Anang meninggalkan tempat kejadian. Sedangkan I dan R langsung membawa korban ke RSUD Salatiga menggunakan sepeda motor.

"Sesampainya di UGD sekitar pukul 02.00 WIB pihak RSUD Kota Salatiga menyatakan korban meninggal dunia karena luka di bagian rusuk kiri akibat benda tajam dengan ukuran 4x2 cm. Kedalaman (luka) kurang lebih 10c m mengenai organ dalam," terang Indra.

Anang telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman pidana 7 tahun penjara.

"Saat ini masih ditahan di Rutan Polres Salatiga guna dilakukan penyidikan lebih lanjut," terang Indra.



Simak Video "2 Perwira Polisi yang Terlibat Pengeroyokan di Holywings Jogja Terancam Dipecat "
[Gambas:Video 20detik]
(sip/sip)