Cara Mengecek BI Checking dan Alamat Kantor OJK di Jateng-DIY

Tim detikJateng - detikJateng
Kamis, 30 Jun 2022 01:04 WIB
Illustrasi Kartu Kredit dan Belanja Online
Ilustrasi kartu kredit. Foto: Rachman Haryanto
Solo -

Masyarakat yang tengah mengajukan kredit ke perbankan tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah BI Checking. Ya, BI Checking merupakan riwayat pinjaman dari debitur dari perbankan maupun lembaga keuangan lainnya.

Mereka yang hendak mengajukan kredit di perbankan maupun lembaga pembiayaan perlu untuk memiliki catatan riwayat yang baik. Dengan kata lain, bank tentu enggan memberikan pinjaman kepada debitur yang bermasalah atau memiliki tunggakan.

Riwayat ini akan tercatat dalam Sistem Informasi Debitur. Dulunya, sistem ini dikelola oleh Bank Indonesia sehingga dikenal dengan sebutan BI Checking.


Namun saat ini sejatinya sistem tersebut telah berubah menjadi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Sistem tersebut saat ini dikelola oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Meski demikian, masyarakat umum masih sering menyebutnya sebagai BI Checking.

Saat berencana mengajukan pinjaman, tidak ada salahnya masyarakat mengecek status riwayat BI Checking-nya terlebih dulu. Jika ternyata ada masalah, maka kita bisa menyelesaikannya terlebih dulu sebelum mengajukan pinjaman.

Dikutip dari laman ojk.go.id, pengecekan BI Checking alias SLIK ini bisa dilakukan baik secara offline maupun online. Tentu saja, layanan offline hanya bisa dilayani di kantor OJK. Sedangkan layanan online bisa dilakukan di mana saja.

Layanan Online

Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) secara online bisa dilakukan di website konsumen.ojk.go.id/ministedplk/registrasi. Itu merupakan situs resmi dari OJK. Adapun caranya adalah sebagai berikut:

  1. Isi tanggal layanan dan memilih anteran. Ada kuota yang tersedia setiap harinya. Jadi, jika debitur tak bisa memilih antrean pada hari tersebut bisa memilih di hari yang kuotanya masih tersedia.
  2. Isi nama, nomor induk kependudukan (NIK), tempat tanggal lahir, jenis kelamin, nomor telepon, email sampai alamat.
  3. Melampirkan foto e-KTP untuk WNI dan paspor untuk WNA, dan diminta memilih kebutuhan permintaan iDeb ini untuk kebutuhan tertentu.
  4. Registrasi dan antrean akan dikirim melalui email dan akan diverifikasi.
  5. Apabila data dan dokumen yang disampaikan telah memenuhi persyaratan. Cetak formulir pada email untuk melengkapi data dan memberikan tanda tangan sebanyak 3 kali.
  6. Foto/scan formulir yang sudah ditandatangani dan kirim ke nomor WhatsApp yang tertera pada email beserta foto selfie dengan menunjukkan KTP.
  7. Langkah selanjutnya OJK akan melakukan verifikasi lanjutan via WhatsApp dan melakukan video call apabila diperlukan. Jika data lolos, maka OJK akan mengirimkan hasil iDeb SLIK beserta cara membaca iDeb melalui email.

Layanan Offline

Dalam layanan offline ini, debitur harus datang langsung ke kantor pusat atau kantor regional atau kantor OJK setempat. Mereka bisa mengajukan permohonan dengan menyertakan syarat sebagai berikut:

Debitur Perseorangan

  1. Kartu identitas asli dan fotokopi berupa KTP untuk WNI dan Paspor untuk WNA
  2. Dalam hal dikuasakan, selain identitas asli dan fotokopi di atas, harus ada KTP atau paspor penerima kuasa dilengkapi dengan surat kuasa bertanda tangan basah.

Debitur Badan Usaha

Pemohon harus melengkapi berkasnya dengan fotokopi identitas badan usaha yang telah dilegalisasi dan identitas pengurus dengan menunjukkan identitas diri asli badan usaha berupa:

  • Dokumen identitas direktur badan usaha berupa KTP untuk WNI dan paspor untuk WNA,
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) badan usaha
  • Akta pendirian usaha
  • Anggaran dasar terakhir badan usaha yang memuat susunan dan kewenangan pengurus
  • Dalam hal dikuasakan, syarat di atas harus dilengkapi identitas asli dan fotokopi penerima kuasa dan surat kuasa bertanda tangan basah.

Itu tadi cara mengecek riwayat BI Checking kita, baik secara offline atau online. Bagi anda yang ingin melakukannya secara offline bisa langsung mendatangi kantor OJK terdekat.

Alamat kantor OJK di Jateng dan DIY di halaman berikutnya: