Seorang perempuan lanjut usia (lansia) bernama Mbah Sugini melakukan aksi heroik saat sesosok hewan buas seperti macan kumbang masuk ke rumahnya. Ia mengusir binatang itu dengan sandal.
Cucu Sugini, Rizal (20), mengungkapkan hewan yang diyakini macan kumbang itu sempat masuk ke rumah mbahnya di Dusun Plalar, Desa Tengklik, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar.
"Mbah kan lagi di kamar, lalu mendengar suara suara kucing menggeram kok gak berhenti-berhenti. Padahal sudah digedor-gedor (membuat suara untuk menakut-nakuti kucing)," kata Rizal ditemui di rumahnya, Kamis (22/10/2026).
"Lalu mbah keluar kamar ada hewan besar itu. Terus ambil sandal dilempar pakai sandal macannya, panik lalu mau lompat jendela sini (jendela dapur yang ada kaca putih). Karena nggak bisa keluar lewat jendela ini, lalu dilempar sandal lagi, panik (lari ke arah kandang sapi), memecahkan kaca jendela (di dekat kandang sapi), lalu kabur," imbuhnya.
Rizal yang mendengar suara gaduh kemudian mengecek ruang dapur. Saat itu, jarum jam menunjukkan sekitar pukul 01.00 WIB pada Rabu (21/10).
Ia mendapati neneknya tengah membersihkan pecahan kaca jendela.
Ungkap Ciri-ciri Hewan Buas
Mbah Sugini membersihkan kaca sambil mengatakan kepada cucunya itu ciri-ciri binatang yang masuk ke rumah.
"Saya cek nenek saya dia malah lagi bersihin pecahan kaca. Bilang ada hewan masuk, ada taringnya, ekornya panjang, besar. Mbah santai karena mungkin tidak tahu kalau itu macan ya," ucapnya.
"Ciri-cirinya ekornya panjang, besarnya sekitar sekambing. Saat itu lampunya kan mati. Saat mau lari kayak ngancem menggeram gitu, lalu menunjukkan giginya, dilihatkan ada taringnya. Visualnya hitam, ekor panjang, gigi putih ada taring," imbuhnya.
Rizal memperkirakan macan tersebut masuk ke dalam rumah melalui pintu penghubung di antara kandang sapi dan kambing.
"Perkiraan masuk rumah lewat pintu ini (penghubung kandang kambing dan kandang sapi). Sebelumnya pintu terbuka setengah. Sepertinya nyerang kambing dulu. Gigit di leher, terus masuk rumah hingga ke dapur," tuturnya.
Dapati 2 Kambingnya Sekarat
Rizal kemudian memeriksa hewan ternaknya, dan didapati seekor kambingnya sekarat di kandang. Sementara anak kambingnya tidak apa-apa. Di kandang itu terdapat dua ekor kambing.
"Saya cek lihat kambing sudah sekarat. Saya panggil tetangga yang kayak tukang jagal. Terus dibawa dua-duanya. Ada gigitan cukup dalam (pada leher kambing) induknya. Saat dibawa sudah sekarat, anaknya masih kuat saat saya angkat," ucapnya.
Sebagai langkah antisipasi, pintu dan kaca rumahnya diperkuat dengan bambu. Dia mengaku baru kali ini ada satwa liar ke permukiman di kampungnya.
Sementara itu, satwa liar itu juga menyerang tiga kambing milik Setu. Rumahnya berada di bawah rumah Rizal, berjarak satu rumah.
(apu/apu)