Lima kambing milik warga di Desa Tengklik, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, mati diduga diterkam hewan buas. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah, bersama Polsek, Koramil, dan perangkat desa tengah menyelidikinya.
"Belum dipastikan satwa liar apa yang menggigit kambing, karena tidak ada orang yang melihat secara langsung. Diduga itu satwa liar, tapi belum bisa dipastikan karena tidak ada yang mengetahui langsung," kata Kepala Seksi (Kasi) Konservasi Wilayah I BKSDA Jawa Tengah, Sudadi, saat dihubungi awak media, Rabu (21/10/2026).
BKSDA belum bisa memastikan matinya kambing tersebut berdasarkan dari lukanya. Sebab, identifikasi harus diperkuat dengan bukti lain, seperti jejak kaki, atau kesaksian langsung dari saksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebenarnya ditemukan bekas jejak kaki satwa liar di dekat TKP. Sudadi menerangkan, karena tanah kering, sehingga jejak kaki tersebut tidak jelas, sehingga belum bisa diidentifikasi satwa liar jelas apa.
"Kalau ada bekas kaki bisa diidentifikasi. Kalau gigitan belum berani menentukan satwa liar apa," ucapnya.
Bersama dengan Forkopimcam Tawangmangu, BKSDA mengimbau masyarakat untuk memperkuat kandang, menambah lampu penerangan, hingga ronda malam. Hal ini dilakukan untuk mencegah kejadian serupa.
Saat disinggung serangan satwa liar ini apakah dampak dari Karhutla di Lereng Lawu, dia masih melakukan pendalaman. Namun BKSDA sudah menyiapkan tim apabila ada satwa liar yang turun ke pemukiman.
"Dampak kebakaran terhadap satwa tentu perlu dikaji terlebih dahulu. Sampai saat ini, kami belum menerima laporan dari masyarakat maupun pihak lain mengenai satwa liar yang turun dari kawasan hutan," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di lereng Lawu, membuat hewan buas turun gunung. Sedikitnya lima kambing milik warga di Dusun Plalar, Desa Tengklik, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar mati diduga diserang macan
.
"Pokoknya ada ternak yang mati, entah diserang macan atau apa, pokoknya mati. Ada gigitan. Ada lima kambing, di dalam kandang semua," kata Camat Tawangmangu Eko Joko Widodo, saat dihubungi detikJateng, Rabu (21/10).
Eko belum mengetahui kambing tersebut mati karena diserang hewan apa. Namun terdapat bekas gigitan pada bangkai kambing yang mati.
