Identitas Korban Tewas Diduga Dikeroyok Pengamen di Demak Terungkap

Identitas Korban Tewas Diduga Dikeroyok Pengamen di Demak Terungkap

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Rabu, 14 Okt 2026 21:58 WIB
Pria misterius ditemukan tewas penuh luka di tepi Jalan Pantura KudusDemak, Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak.
Lokasi pria ditemukan tewas penuh luka di tepi Jalan Pantura Kudus-Demak, Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak. Foto: Dok. Polres Demak
Demak -

Sat Reskrim Polres Demak telah mengidentifikasi identitas pria yang ditemukan tewas diduga dikeroyok pengamen di tepi Jalan Pantura Kudus-Demak, Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak. Jenazah korban telah dijemput pihak keluarga.

"Jenazah korban sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga dan dimakamkan," kata Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Arlan Budi Kusuma melalui sambungan telepon pada detikJateng, Rabu (14/10/2026).

Arlan mengungkapkan korban diketahui bernama Ahmad Rokim (23), seorang pria warga Desa Prigi, Kebonagung, Demak. Proses pengungkapan identitas korban diketahui setelah ada salah satu saksi yang mengenali ciri-ciri korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita mendapatkan adanya saksi yang mengenali korban. Kemudian dikonfirmasi kepada keluarga dan benar bahwa korban merupakan anggota keluarganya," ujar Arlan.

ADVERTISEMENT

Arlan juga menjelaskan kasus ini telah naik ke tahap penyidikan. Pihaknya kini masih memburu para terduga pelaku.

"Kita sudah naik penyidikan dengan pasal 466 dan 262 KUHP baru tentang tindak pidana penganiayaan dan kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama di muka umum," ungkap Arlan.

"Saat ini kita masih melakukan pendalaman dan pencarian terhadap siapa saja para terduga pelaku dengan keterangan dari saksi-saksi dan pengumpulan alat bukti," imbuhnya.

Arlan membeberkan perburuan terhadap para pelaku mengerucut kepada tiga orang. Ia juga menduga kuat pelaku adalah anak jalanan yang kerap mengamen di sekitar lokasi.

"Dugaan kita mengarah kepada tiga orang terduga pelaku. Para terduga ini anak jalanan yang memang kerap mengamen di traffic light Trengguli dekat TKP," ungkap Arlan.

Untuk diketahui, para pelaku juga terlihat melarikan diri mengendarai sepeda motor usai melakukan pengeroyokan. Arlan memastikan kendaraan itu bukan milik korban.

"Sudah kita konfirmasi bahwa sepeda motor Vario merah yang digunakan untuk kabur bukan milik korban," jelas Arlan.

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat pria misterius dengan kondisi penuh luka ditemukan di tepi Jalan Pantura Kudus-Demak, Desa Trengguli, Wonosalam, Demak. Dia diduga menjadi korban penganiayaan oleh pengamen.

"Diduga orang-orang tersebut adalah pengamen di lampu merah Trengguli," kata PS Kasi Humas Polres Demak, Iptu Rudi Tri Sayogo melalui telepon kepada detikJateng, Rabu (14/10/2026).

Rudi mengatakan, usai mengeroyok korban, para pelaku kabur menggunakan sepeda motor Vario berwarna merah.

"Diduga penganiayaan yang dilakukan lebih dari satu orang, kalau bahasa hukumnya perbuatan bersama-sama, kalau bahasa umum yang ada di masyarakat, pengeroyokan," ujar Rudi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Arlan Budi Kusuma menjelaskan peristiwa itu mulanya diketahui pada Selasa (13/10) sekitar pukul 22.00 WIB. Seorang saksi yang sedang berada di warung makan di sekitar lokasi dan mendengar teriakan seorang pengemudi yang menyebut adanya perkelahian.

"Saksi kemudian keluar dari warung untuk melihat kejadian tersebut. Saat didekati, sejumlah orang yang berada di lokasi meninggalkan tempat kejadian," jelas Arlan.

Saksi lalu menghubungi Polsek Wonosalam. Petugas kepolisian bersama tim medis kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara.

"Petugas PSC 119 Kabupaten Demak yang tiba di lokasi memeriksa kondisi korban dan menyatakan korban telah meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga Demak sebelum menjalani pemeriksaan lanjutan di RS Bhayangkara Semarang," tutur Arlan.



(alg/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads