Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah (Jateng) menggelar Job Fair di Lapangan Parkir Eks E-Plaza Kota Semarang. Total ada 6.736 lowongan pekerjaan dari 40 perusahaan.
"Lowongannya itu ada 6.736 lowongan. Jabatannya ada 300 lebih jabatan. Para pencari kerja juga beragam mulai dari pendidikan SD maupun S2-S3 ada lowongannya," kata Kepala Disnakertrans Jateng Ahmad Aziz di lokasi, Kamis (17/9/2026).
Job Fair yang digelar dalam rangka menyemarakkan MTQ Nasional 2026 XXXI itu dilaksanakan di Lapangan Parkir Eks E-Plaza mulai pagi ini. Tampak puluhan peserta telah berdatangan ke stan job fair dengan membawa dokumen untuk melamar kerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aziz mengatakan job fair digelar mulai hari ini hingga besok. Di antara 40 perusahaan, terdapat delapan perusahaan yang menyediakan lowongan untuk difabel.
"Ini kita ikut memeriahkan Musabaqah Tilawatil Quran tingkat nasional yang ke-31 dengan mengadakan job fair yang kita melibatkan ada 40 perusahaan yang sudah dikurasi, diverifikasi dan divalidasi," ujar Aziz.
Dia mengatakan, lowongan yang tersedia telah diverifikasi untuk memastikan perusahaan yang mengikuti job fair benar-benar membuka lowongan pekerjaan.
"Artinya perusahaan itu ketika mengikuti job fair ini benar-benar lowongannya ada, tidak bodong. Nah, itu sudah kami verifikasi dan kami validasi," jelasnya.
Perusahaan-perusahaan itu membuka peluang penempatan kerja di Jateng, Jabodetabek, Batam, bahkan hingga penempatan tenaga kerja di luar negeri. Sektor yang ditawarkan mulai dari manufaktur, industri, jasa, makanan, outsourcing, pariwisata, hingga perbankan.
Aziz mencatat, ada sekitar 30 pencari kerja penyandang disabilitas yang terdaftar. Panitia disebut telah menyediakan dua penerjemah dari komunitas untuk membantu proses komunikasi dengan perusahaan.
"Kami juga akan mengawal betul kaitannya dengan disabilitas ini. Misalnya lowongannya ada, kandidatnya ada, tetapi kenapa tidak diterima?" kata dia.
Aziz menjelaskan proses seleksi sepenuhnya menjadi kewenangan perusahaan. Beberapa perusahaan menerapkan sejumlah tahapan, mulai dari seleksi administrasi, tes tertulis, wawancara hingga psikologis.
"Memang kondisinya masih ada mismatch yang cukup lumayan. Artinya kalau kita melihat setiap job fair yang konvensional seperti ini, lowongannya banyak," jelasnya.
"Yang datang sebenarnya juga banyak. Tapi biasanya antara lowongan dengan yang datang lebih banyak lowongannya. Tetapi yang diterima ternyata tidak lebih dari 50 persen," lanjutnya.
Karena itu, Aziz pun mendorong pencari kerja mempersiapkan kemampuan teknis maupun nonteknis sebelum memasuki dunia kerja.
"Kalau mismatch kaitannya dengan hard skill kompetensi keahlian, saya kira bisa mengikuti pelatihan, termasuk di dalamnya kita berikan kaitannya dengan soft skill, kedisiplinan, attitude, kerja sama dan lain sebagainya," katanya.
Salah satu pencari kerja disabilitas yang hadir, Siti Fatonah (20), baru melakukan interview di stan milik salah satu perusahaan tekstil. Ia melamar di posisi sewing atau penjahit.
"Belum pernah bekerja. Saya sudah datang ke beberapa perusahaan tapi (perusahaan) menolak saya sebab saya disabilitas," ucapnya.
Dia mengaku sudah mendaftar di lebih dari 10 perusahaan. Tetapi belum mendapatkan panggilan kerja. Siti mengatakan, salah satu kendala yang dihadapi saat proses seleksi yakni komunikasi.
"Ada kesulitan, kesulitannya adalah komunikasi. Komunikasi kurang, tapi saya dibantu oleh Juru Bahasa Isyarat (JBI) sehingga saya bisa berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan. Kalau tidak ada JBI, saya tidak bisa interview," tuturnya.
Daftar perusahaan yang mengikuti Job Fair Jateng:
1. PT Kawasan Industri Kendal - Pengelola Kawasan
2. PT Putra Rafie Nusantara - LPTKS
3. PT Universal Japan Course - LPK SO
4. PT Al Wihdah Jaya Sentosa - P3MI
5. PT BRI (Persero) Tbk Region 10 Semarang - Perbankan
6. PT Bank BTPN Syariah Tbk - Perbankan
7. K-24 - Farmasi
8. K-Fitness - Pusat Kebugaran
9. PT Aspha Motora Collabor - Otomotif & Pariwisata
10. PT Primatunggal Mandiri - Otomotif
11. PT Pratama Kurnia Kasih - Otomotif
12. PT JNE - Logistik
13. Alfamidi - Retail
14. PT Indomarco Prismatama Cab Semarang - Retail
15. PT Lion Super Indo - Retail
16. Kawan Lama Group - Retail
17. PT Sinar Sosro Gunung Slamat - FMCG
18. PT Infomedia Nusantara - Telekomunikasi
19. PT XLSmart Telecom - Telekomunikasi
20. Ion Network - Telekomunikasi
21. PT Anak Baik Sejahtera - FnB
22. PT Berkah Ridho Cinta Indonesia - FnB
23. PT Pesta Pora Abadi - FnB
24. PT Esta Indonesia Tbk - Pengolahan Sarang Burung Walet
25. PT Mutualplus Global Resources - Outsourcing
26. PT PKSS Semarang - Outsourcing
27. PT Shelter Indonesia Gemilang - Outsourcing
28. PT GOS Indoraya - Outsourcing
29. PT Golden Tekstil Indonesia - Manufaktur Tekstil
30. PT FHG Tekstil Indonesia - Manufaktur Tekstil
31. PT Agung Sejahtera Sidorahjateх - Manufaktur Tekstil
32. PT Jiale Indonesia Textile - Manufaktur Tekstil dan Garmen
33. PT Eclat Textile International - Manufaktur Garmen
34. PT Formosa Bag - Grobogan - Manufaktur Tas
35. PT Prima Paper Indonesia - Manufaktur Kertas
36. PT Intan Pariwara - Penerbit Buku
37. Lidah Buaya Group - Manufaktur Plastik, Sabun & Transporter
38. PT Total Pack Solution - Manufaktur Plastik & Kemasan
39. PT Polygroup Manufaktur Indonesia - Manufaktur Dekorasi Rumah
40. PT Nusantara Metalco Industries - Manufaktur Perlengkapan Dapur
