Jalan Lingkar Delanggu, Kecamatan Delanggu, Klaten ditutup untuk kendaraan berat. Penutupan jalan khusus angkutan berat itu dilakukan karena ada proyek perbaikan jalan.
"Ya ada rehabilitasi. Kegiatannya pengupasan aspal dengan mesin CMM sampai beton rigid eksisting untuk proyek rehabilitasi jalan lingkar barat Delanggu," kata Kepala Dinas PUPR Pemkab Klaten, M Anwar Shodiq dihubungi detikJateng, Minggu (13/9/2026).
Dari pantauan detikJateng, di ujung jalan lingkar atau simpang empat Jalan Jogja-Solo, Desa Karang, Kecamatan Delanggu sudah mulai dipasang pagar water barrier. Aspal jalan sudah dikeruk dengan alat berat.
Praktis, kendaraan angkutan berat dari arah Yogyakarta ke Solo yang biasanya harus masuk Jalan Lingkar kini lurus masuk kota di wilayah Kecamatan Delanggu. Namun sepeda motor masih bisa keluar dari Jalan Lingkar lewat celah pagar.
Dampak dari penutupan jalan itu terpantau kepadatan kendaraan di kota kecamatan Delanggu meningkat. Pengguna jalan harus ekstra hati-hati di jalan lintas tengah Jawa tersebut.
"Kemarin mulai dikeruk aspalnya. Hari ini sudah ditutup tidak bisa dilewati truk berat," kata Yudi, seorang warga Delanggu.
Dikatakan Yudi, kerusakan jalan lingkar sudah lama. Aspal bahkan cor semen di bawahnya sudah rusak di beberapa lokasi.
"Aspalnya dan cor hilang, terutama di depan SD sama dekat SPBU Gayam, Krecek dan jembatan," jelasnya.
Warga lainnya, Dodi berharap ada antisipasi kepadatan arus lalu lintas selama penutupan. Terutama di jalan utama Delanggu arah Solo.
"Terutama arah Solo jika jam padat berangkat sekolah atau kerja harapannya ada petugas kepolisian. Karena ada beberapa penggal jalan ramai," ungkapnya kepada detikJateng.
Simak Video "Berenang Ceria Bersama Mermaid di Umbul Ponggok, Klaten"
(alg/alg)