Kecelakaan hebat terjadi di Jalan Jogja-Solo, Dukuh Kepoh, Desa Dukuh, Kecamatan Delanggu, Klaten tadi pagi. Pemotor wanita inisial S (50) warga Desa Banaran, Kecamatan Delanggu, Klaten dilaporkan tewas akibat kecelakaan dengan mobil Gran Max.
"Kejadian sekitar pukul 05.30 WIB tadi. Saya pas lewat ke arah Delanggu," ungkap Yudi (30) seorang warga yang lewat saat kejadian kepada detikJateng, Senin (1/6/2026) pagi.
Dijelaskan Yudi, saat dirinya melintas ke arah Delanggu melihat mobil Gran Max muatan buah di tepi jalan lajur arah ke Jogja. Kondisinya ringsek bagian tengah karena menabrak motor dan pohon mahoni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ringsek di bagian tengah mobil, warga lainnya pada berhenti di lokasi. Lokasinya seberang jalan, saya tidak lihat motornya," terang Yudi.
"Mungkin ngantuk karena besi pagar jalan juga rusak ditabrak. Saya tidak lihat detail karena lokasinya seberang jalan," imbuhnya.
Lokasi kejadian berada di lajur arah ke Jogja dengan jalan yang sedikit menanjak setelah Jembatan Jabang Bayi. Nampak besi pengaman jalan copot akibat kecelakaan itu.
Semak di lokasi rusak dan terlihat pecahan bodi motor. Terlihat juga pohon mahoni di lokasi lecet parah akibat benturan serta buah jeruk, belimbing dan melon berserak di lokasi.
Mobil Gran Max nomor polisi AD 8411 AB warna putih ringsek di bodi tengah diderek ke unit Gakkum Sat Lantas Polres Klaten. Sedangkan motor Mio korban juga ringsek dibawa polisi.
Kades Banaran, Kecamatan Delanggu, Catur Widodo mengonfirmasi korban merupakan warganya. Korban sempat dibawa ke RS Ortopedi karena patah tulang tetapi info terakhir meninggal.
"Ya betul (warga desanya). Ternyata meninggal dunia, ini baru saja dapat infonya," jelas Catur saat diminta konfirmasi detikJateng.
Plt Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Klaten Iptu Alif Akbar Lukman Hakim menjelaskan dugaan sementara pengemudi mobil kurang konsentrasi. Mobil terlalu ke kiri.
"Kurang konsentrasi hilang kendali sehingga terlalu kiri menabrak sepeda motor," jelasnya kepada detikJateng.
(afn/afn)
