Pemkab Sukoharjo Minta Semua Pihak Tak Berspekulasi soal Pembakaran Mi Babi

Pemkab Sukoharjo Minta Semua Pihak Tak Berspekulasi soal Pembakaran Mi Babi

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Senin, 14 Sep 2026 10:50 WIB
Kondisi Warung Mi dan Babi Tepi Sawah, di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo usai dibakar orang tidak dikenal, Sabtu (12/9/2026).
Kondisi Warung Mi dan Babi Tepi Sawah, di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo usai dibakar orang tidak dikenal, Sabtu (12/9/2026). Foto: Dok. detikJateng
Sukoharjo -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo meminta semua pihak menahan diri dan tidak berspekulasi terkait pembakaran, perusakan, dan pengancaman Warung Mie dan Babi Tepi Sawah, di Desa Parangjoro. Pemkab menghormati setiap proses hukum terkait kasus tersebut.

"Hendaknya semua pihak menahan diri dan tidak berspekulasi," kata Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, saat dihubungi detikJateng, Senin (14/9/2026).

Lebih lanjut, Eko menyampaikan, kasus tersebut diserahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian. Dan Pemkab akan menghormati setiap proses hukum yang berlaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Diserahkan ke pihak yang berwenang, kita hormati proses hukum," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Diberitakan sebelumnya, saat ini polisi masih mengusut kasus pembakaran warung mi babi di Parangjoro, Sukoharjo. Dua pelaku terpantau kamera CCTV.

"Untuk penyelidikan masih berlangsung dengan menyisir CCTV dan mendeteksi 2 pelaku menggunakan motor," kata Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo saat dihubungi detikJateng, Minggu (13/9).

Polisi saat ini juga masih terus mengumpulkan keterangan dari para saksi terkait kejadian itu.

"Saksi sementara ada 6. Saksi yang di lokasi 2 orang, yaitu pemilik dan warga sekitar," ujar Anggaito.



(apl/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads