Perbaikan ruas Jalan Jogja-Solo di wilayah Kabupaten Klaten mulai dikerjakan hari ini. Total ada empat titik perbaikan yang ditarget rampung sebelum masa mudik Lebaran.
"Rencananya ada empat titik. Hari ini di Kecamatan Delanggu mulai dikerjakan," kata Fajar Suryanto selaku penilik jalan PPK 3.4 Jawa Tengah kepada detikJateng, Jumat (27/2/2026).
Dikatakan Fajar, empat titik tersebut dimulai dari wilayah timur. Mulai dari wilayah Kecamatan Delanggu sampai Prambanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Empat itu di simpang empat pasar Delanggu, simpang empat Kepoh, Delanggu, jalan lingkar selatan Klaten dan di Prambanan. Masyarakat kami imbau berhati-hati saat melintas, mohon maaf jika tidak nyaman," jelas Fajar.
Menurut Fajar, direncanakan sebelum lebaran semua perbaikan itu sudah selesai. Segala kegiatan perbaikan pada H-10 Lebaran ditargetkan sudah rampung.
"Ya H-10 sudah setop nanti. Untuk talud depan terminal Penggung yang longsor secepatnya diperbaiki, hari ini sudah ditangani," lanjut Fajar.
Pantauan detikJateng, perbaikan mulai dilakukan di simpang empat Pasar Delanggu untuk ruas arah Solo. Sejumlah alat berat diterjunkan ke lokasi.
Perbaikan membuat arus lalu lintas padat sehingga anggota Sat Lantas Polres Klaten diterjunkan ke lokasi. Sementara talud jalan yang longsor di depan terminal Penggung, Kecamatan Ceper, terjadi di lajur arah Solo. Panjangnya sekitar 3 meter dengan ketinggian sekitar 1,5 meter.
Talud yang longsor juga merontokkan pagar pengaman jalan raya ke sungai. Beberapa pekerja tampak datang ke lokasi mengecek atau memperbaiki.
Untuk mencegah kecelakaan, di lokasi dipasang water barrier dan bambu. Akibat longsor talud kendaraan dari arah Klaten ke Solo mengurangi kecepatan karena aspal juga sudah retak.
"Longsor itu kayanya kemarin sore. Lalu dipasang pengaman itu (water barrier) di lokasi," kata Mardi, warga sekitar.
Dijelaskan Mardi, hujan beberapa hari terakhir deras dan air sungai naik. Kemungkinan tidak kuat menahan air sehingga terkikis.
"Mungkin terkikis air. Saluran ini kalau banjir besar, kadang meluap ke jalan raya juga," jelas Mardi.
(alg/dil)











































