Warung Mi dan Babi Tepi Sawah, di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo diduga dibakar oleh orang tidak dikenal (OTK). Jejak gosong bekas terbakar masih terlihat di salah satu sudut warung.
Usai kejadian, polisi yang datang langsung melakukan memasang garis polisi di sekitar warung. Nampak ruangan di sisi pojok depan terbakar. Sementara bagian bangunan yang lain tidak terbakar.
"Yang terbakar itu satu gudang, dan satu tempat tidur, dan atap. Gudang penyimpanan rongsok lah ya, barang-barang bekas, bukan barang penyimpanan produk," ucapnya.
Dari pantauan detikJateng, aroma asap bekas kebakaran masih tercium samar. Nampak sejumlah barang seperti sepeda motor, genset, plafon, dan dinding ruang tidur dan gudang terbakar.
"Motor orang saya dibakar, jenis Mio, miliknya Ali. Kerugian materiil Rp 30 jutaan. (Yang terbakar?) Ada genset, mesin-mesin lainnya, ada DVR, TV, komputer kasir, tablet," ucap pemilik warung, Jodi, kepada wartawan di lokasi, Sabtu (12/9/2026).
Hingga saat ini, lokasi tersebut masih dijaga pihak kepolisian. Sementara pemilik warung, akan melaporkan kejadian ke Polres Sukoharjo bersama tim kuasa hukumnya.
Diberitakan sebelumnya, warung kuliner babi yang sempat berpolemik dengan warga itu, setiap malam dijaga oleh dua orang karyawan yang tidur di warung tersebut.
"Saat kejadian ada dua orang (karyawannya). Posisi di depan satu, dan di belakang satu. Kalau di belakang kan kemungkinan tidak terdengar," kata Jodi.
Sekira pukul 03.30 WIB, warung tersebut didatangi empat orang tak dikenal yang menggunakan sebo. Mereka kemudian meminta salah satu karyawan, Ali (30), untuk keluar kamar, dan jongkok di halaman warung.
"Satu orang menodongkan senjata tajam dan menyuruh keluar (Ali), disuruh menjongkok di depan, dan mengatakan diam, lalu disuruh berhitung satu sampai seribu. Satu orang merusak barang, yang satu orang membakar gudang dan tempat tidur," terangnya.
Jodi mengatakan, mereka membakar warungnya dengan menggunakan bensin yang telah dibawa sebelumnya. Usai membakar, empat orang tak dikenal itu kabur, menggunakan dua motor.
Ali kemudian membangunkan karyawan lain, dan meminta bantuan ke pabrik yang ada disebelah warung. Karyawan pabrik yang berjaga membantu proses pemadaman dengan apar, dan memanggil petugas Damkar.
Dihubungi terpisah, Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan kasus ini.
"Langsung kita selidiki, karena memang sengaja ada yang bakar. Ada saksi juga yang melihat," pungkasnya.
Simak Video "Nikmati Sejarah di The Heritage Palace, Sukoharjo"
(aku/aku)