Warung makan mi babi di Parangjoro, Sukoharjo dibakar oleh orang tidak dikenal, Sabtu (12/9/2026) pagi. Pelaku yang diperkirakan sebanyak empat orang sempat menodong pegawai yang menempati warung menggunakan senjata tajam.
Saat ini polisi masih menyelidiki kejadian tersebut.
Aksi Pembakaran
Warung Mi dan Babi Tepi Sawah, di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo dibakar oleh orang tidak dikenal. Pemilik Warung Mie dan Babi Tepi Sawah, Jodi Sutanto, mengungkapkan saat kejadian warungnya dijaga oleh dua orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu orang beristirahat di bagian depan, sementara satu orang lainnya beristirahat di bagian belakang. Keempat orang tak dikenal itu datang sekira pukul 03.30 WIB.
"Saat kejadian ada dua orang (karyawannya). Posisi di depan satu, dan di belakang satu. Kalau di belakang kan kemungkinan tidak terdengar. Setelah yang bersangkutan (empat orang tak dikenal) ini puas dan mereka pergi, orang kita lari ke belakang ketakutan, dan membangunkan orang di belakang," kata Jodi, kepada awak media di lokasi kejadian, Sabtu (12/9/2026).
Karyawan yang berada di depan bernama Ali (30). Jodi mengatakan, Ali disuruh salah satu orang tak dikenal itu keluar dari kamarnya oleh orang tidak dikenal itu, dan diminta jongkok sambil berhitung.
"Satu orang menodongkan senjata tajam dan menyuruh keluar (Ali), disuruh menjongkok di depan, dan mengatakan diam, lalu disuruh berhitung satu sampai seribu. Satu orang merusak barang, yang satu orang membakar gudang dan tempat tidur," terangnya.
Pelaku Empat Orang
Pelaku perusakan dan pembakaran mi babi diperkirakan sebanyak empat orang. Keempat pelaku mengenakan penutup wajah, sehingga tidak dikenali.
"Pelaku hampir tidak mengeluarkan kata-kata sama sekali. Pakai topeng yang kelihatan matanya saja (sebo)," ucapnya.
"Tidak lama, perkiraan 30-40 menit. Setelah membakar langsung pergi. Naik motor, saling berboncengan. Cuma motornya apa saya tidak begitu tahu," imbuhnya.
Dia memastikan karyawan tidak mengalami luka akibat kejadian itu. Hanya saja, Ali masih trauma.
"Dia (Ali) bercerita ke saya, dia mengikuti (perintah orang tak dikenal itu) daripada dia (terluka). Saya lebih mementingkan nyawanya orang saya, kalau masalah barang itu bisa diganti ya," ujarnya.
"Kondisi Ali pasti kalau trauma ada ya. Yang penting keselamatan yang paling penting. Yang lain masih bisa beli," imbuhnya.
Diduga Direncanakan
Dari keterangan Ali, Jodi menyimpulkan jika pembakaran itu memang sudah direncanakan sebelumnya. Sebab, orang tak dikenal tersebut sudah membawa bensin.
"Pakai bensin, karena infonya mereka datang sudah bawa bensin. Berarti semuanya terstruktur dan terencana. Nanti biar pihak kepolisian yang mengungkap ini," jelasnya.
Akibat kebakaran itu, warungnya harus tutup sementara. Garis polisi telah dipasang mengelilingi warung, dan dalam penanganan pihak kepolisian. Jodi berencana akan melaporkan kejadian ini ke Polres Sukoharjo.
"Motor orang saya dibakar, jenis Mio, miliknya Ali. Kerugian materiil Rp 30 jutaan. (Yang terbakar?) Ada genset, mesin-mesin lainnya, ada DVR, TV, komputer kasir, tablet," terangnya.
Selain itu, satu CCTV DVR di juga terbakar. Sementara, CCTV lainnya yang menggunakan memory card tengah diperiksa pihak kepolisian.
"Kebetulan adaCCTV, tapi satuCCTVDVR masuknya dalam kamar dan ikut terbakar. Ada duaCCTV pakai kartu, ini baru dikasih pihak kepolisian apakah terbaca atau tidak," ujarnya.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Polisi kini tengah menyelidiki kasus dugaan pembakaran tersebut. Polisi juga sudah memasang garis polisi. Unit Satreskrim Polres Sukoharjo, dan Polsek Grogol telah mendatangi TKP.
"Langsung kita selidiki, karena memang sengaja ada yang bakar. Ada saksi juga yang melihat," kata Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, saat dihubungi awak media, Sabtu (12/9/2026).
Anggaito menambahkan, pihaknya telah melakukan olah TKP, dan memeriksa dua orang saksi. Dari keterangan karuawan bernama Ali, saat tertidur di warung dia didatangi empat orang tak dikenal.
"Sekira pukul 04.15 WIB datang kurang lebih 4 orang dengan ciri-ciri badan sedang, memakai tutup wajah, helm, memakai jaket, celana panjang dan ada yang memakai senjata tajam. Lalu mendobrak pintu kamar Ali kemudian, disuruh bangun dan keluar dari kamar," ucapnya.
Saat melakukan aksinya, empat orang tak dikenal itu melakukan peran yang berada.
"Kemudian 1 pelaku dengan menodongkan senjata tajam menyuruh saksi untuk jongkok dan diam di dekat etalase dapur. Setelah itu 2 pelaku membakar sepeda motor Yamaha Mio milik saksi dengan cara menuangkan cairan yang tidak diketahui, apakah bensin atau apa dari botol ke motor tersebut. Selain itu membakar piano kayu yang berada di sebelah motor," jelasnya.
Sementara itu, pelaku lainnya merusak kaca etalase dapur. Setelah selesai melakukan aksinya, keempat orang tak dikenal itu langsung meninggalkan lokasi kejadian.
Beruntung, tidak ada korban jiwa yang terluka akibat kejadian itu. Namun sejumlah ruangan seperti ruang bangunan dapur, gudang kecil, kamar tidur karyawan terbakar.
Simak Video "Nikmati Sejarah di The Heritage Palace, Sukoharjo"
[Gambas:Video 20detik] (apl/apl)
